• March 3, 2026 2:44 pm

Pakistan respons penembakan tak beralasan oleh Afghanistan

Pakistan respons penembakan tak beralasan oleh Afghanistan

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Islamabad (ANTARA) – Juru Bicara (Jubir) Perdana Menteri Pakistan untuk media asing, Mosharraf Zaidi pada Selasa (24/2) mengatakan negara tersebut merespons penembakan tak beralasan yang dilakukan oleh Afghanistan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Ia mengatakan pihak Afghanistan memulai penembakan tak beralasan di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan di subsektor Torkham dan Tirah di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut.

Ia mengatakan pasukan keamanan Pakistan merespons dengan segera dan efektif, seraya menambahkan bahwa negara tersebut akan terus melindungi warganya dan menjaga integritas teritorialnya.

Wakil Jubir Kementerian Pertahanan Afghanistan Sediqullah Nusrat mengatakan kepada Xinhua konfrontasi itu terjadi ketika pasukan Pakistan melepaskan tembakan terhadap personel Afghanistan yang sedang melakukan patroli rutin di daerah tersebut.

Sebelumnya, Jubir Pemerintah Afghanistan Zabihullah Mujahid mengatakan Afghanistan akan merespons serangan udara yang dilakukan oleh Pakistan pada Minggu (22/2).

Menurut pihak Afghanistan, militer Pakistan pada Minggu (22/2) melakukan serangan udara di area perbatasan bilateral itu, menewaskan 18 orang dan melukai lima lainnya.

Pakistan pada Minggu mengatakan pihaknya telah melakukan serangan tertarget berbasis intelijen terhadap tujuh kamp dan persembunyian militan di area perbatasan Pakistan-Afghanistan, menyusul serangkaian bom bunuh diri dan menewaskan lebih dari 80 teroris.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Pakistan respons penembakan tak beralasan oleh Afghanistan” pada 2026-02-25 17:20:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *