• June 30, 2022 2:36 pm

MUI Respons Kampanye Khilafatul Muslimin: Kok Serentak di Jabar?

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan pendiri Khilafatul Muslimin pernah dipenjara kasus peledakan bom di Indonesia.
Jakarta, CNN Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat merespons ajakan konvoi rombongan motor ‘Kebangkitan Khilafah‘. Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar mengungkapkan ada sejumlah selebaran yang disebar kelompok yang menamakan diri Khilafatul Muslimin itu di Jabar, seperti yang di wilayah Cimahi, Sukabumi, dan Cianjur.

Dari selebaran yang dibagikan, pihaknya mendapatkan informasi terkait kegiatan konvoi dilakukan sejak 2016 silam dan kelompok tersebut berpusat di Bandar Lampung.

“Jadi, kalau dari isi selebaran menurut saya tidak terlalu mengkhawatirkan, cuma yang harus digali itu kenapa ini kok disebarkan secara serentak di wilayah Jawa Barat. Itu yang sedang diteliti oleh kami dan pihak kepolisian,” katanya, Rabu (1/6).

Rafani menuturkan saat ini Polres Cimahi dan MUI Kota Cimahi tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diduga menyebarkan selebaran tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pendiri kelompok Khilafatul Muslimin pernah terlibat terorisme.

“Memang katanya si pendirinya itu pernah terlibat dalam terorisme, cuma itu kan sudah dari 2016. Jadi, yang sedang digali itu ada apa disebarkan di Jabar sekarang-sekarang ini, apa motivasinya,” ujarnya.

Menanggapi adanya selebaran ajakan konvoi tersebut, MUI Jabar mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya. Selain itu, laporkan jika menemukan penyebar selebaran tersebut kepada pihak berwajib.

“Jangan mudah terpengaruh karena dari bahasanya juga bukan bahasa yang dalam, tidak mencerminkan tingkat intelektual yang tinggi menurut saya di dalam selebaran itu. Jadi, saya kira masyarakat tidak akan mudah terpengaruh, tapi tetap kalau menemukan yang menyebarkan laporkan segera,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai ajakan konvoi di Cimahi dan Karawang.

“Di Jabar, sudah dilakukan pemeriksaan. Ada beberapa yang melaksanakan konvoi kemarin, ada yang di daerah Cimahi dan Karawang kalau tidak salah,” ujarnya.

Ibrahim mengatakan kegiatan konvoi yang dilakukan organisasi khilafah tersebut tidak memiliki izin. Sehingga, pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut tengah dalam pemeriksaan.

“Masih banyak hal yang perlu dilakukan pendalaman. Untuk itu kami akan melakukan pemeriksaan terhadap mereka semua, baik organisasinya maupun orang-orang yang ikut dalam aksi tersebut. Tetapi dari tulisan sudah ada, sudah mengajak membuat sistem khilafah yang mungkin bertentangan dengan sistem negara kita,” tuturnya.

Sebelumnya, konvoi rombongan motor dengan membawa sebuah tulisan ‘Kebangkitan Khilafah’ sempat terekam di daerah Cawang, Jakarta Timur, Minggu (29/5).

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Dalam video itu terlihat salah satu tulisan yang dibawa oleh rombongan adalah ‘sambut kebangkitan khilafah Islamiyah’.

(hyg/DAL)

[Gambas:Video CNN]


Sumber: CNN Indonesia | MUI Respons Kampanye Khilafatul Muslimin: Kok Serentak di Jabar?

Leave a Reply

Your email address will not be published.