• April 24, 2026 7:51 pm

BNPT: Desa Siapsiaga bangun kemandirian ekonomi masyarakat

BNPT: Desa Siapsiaga bangun kemandirian ekonomi masyarakat

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan program Desa Siapsiaga tidak hanya berfokus pada pencegahan radikalisme, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui kegiatan produktif dan berbasis lokal.

Dalam acara kick off workshop di Menes, Banten, Kamis (23/4), Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan program Desa Siapsiaga membangun deteksi dini berbasis komunitas, di samping memperkuat ketahanan warga dari ancaman bahaya paham radikal terorisme.

“Program ini juga sekaligus memberdayakan ekonomi desa berbasis potensi lokal,” ujar Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ia menekankan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut sehingga BNPT, melalui Desa Siapsiaga, bekerja sama dengan PLN Indonesia Power agar workshop atau lokakarya tersebut bisa membangun ekosistem perekonomian.

BNPT melaksanakan kick off lokakarya pembuatan paving block alias bata beton sebagai implementasi program Desa Siapsiaga yang mengintegrasikan penguatan ketahanan masyarakat terhadap ancaman radikal terorisme dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Eddy menuturkan kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari peluncuran program Desa Siapsiaga pada Desember 2025 yang dilakukan bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) sekaligus bagian dari implementasi program pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Ini menjadi program implementasi Bapak Presiden Prabowo yang dituangkan dalam RPJMN di mana kami melakukan sinergi pertahanan dan keamanan untuk melakukan pencegahan dan juga membangun dari desa,” ujarnya.

Baca juga: BNPT dorong Desa Siapsiaga dukung program MBG di Cirebon

Adapun lokakarya dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Menes Manis dengan memanfaatkan bahan baku abu terbang dan abu dasar (FABA), yaitu limbah pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN di Pelabuhan Labuan. Produk paving block yang dihasilkan bahkan telah mendapat pesanan awal dalam jumlah besar.

Sementara itu, Senior Manager PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) PLTU Banten 2 Wisnu Kurniawan menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat.

“Kami dari PT Indonesia Power mendukung penuh program desa Siapsiaga dari BNPT. Kami mendukung pembangunan workshop pembuatan paving block dengan memanfaatkan limbah pembakaran batu bara dari PLTU Labuan,” ujar Wisnu pada kesempatan sama.

Ia menjelaskan pemanfaatan FABA tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan kualitas produk. Adapun limbah berupa FABA sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk dari paving block yang dibuat.

Di sisi lain, Camat Menes Usep Sudarmana menyambut baik kehadiran program tersebut yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.

“Ini merupakan angin segar untuk kita semua. Mudah-mudahan setelah ini, workshop bisa berjalan sesuai harapan kita semua, yaitu membantu pemberdayaan masyarakat Menes,” kata Usep.

Melalui sinergi antara BNPT, PLN Indonesia Power, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, program Desa Siapsiaga diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah Menes.

Baca juga: BNPT: Pemberdayaan ekonomi Desa Siapsiaga perkuat ketahanan desa

Baca juga: BNPT gandeng PLN Labuan dorong ekonomi Desa Siapsiaga Kecamatan Menes

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “BNPT: Desa Siapsiaga bangun kemandirian ekonomi masyarakat” pada 2026-04-24 18:57:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *