RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Islamabad (ANTARA) – Sebanyak sembilan orang tewas dan seorang pekerja WNA diculik saat teroris menyerang lokasi eksplorasi pertambangan di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, Rabu (22/4) malam, menurut sumber keamanan, Kamis.
Serangan itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 19.00 waktu setempat (14.00 GMT) di sebuah situs yang dioperasikan oleh perusahaan National Resources Limited di Distrik Chaghi, kata sumber-sumber tersebut kepada Xinhua dengan syarat anonimitas.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa aktivitas eksplorasi tembaga dan emas sedang berlangsung di lokasi serangan itu terjadi.
“Para militan bersenjata menggunakan senjata api ringan dan pelontar granat bawah laras (under-barrel grenade launcher) dalam serangan tersebut, serta melakukan aksi pembakaran dan sabotase, yang merusak tiga truk tangki bahan bakar serta membakar dua hingga tiga tenda dan dua kendaraan di lokasi kejadian,” ujar sumber-sumber itu.
Seorang teroris tewas akibat tembakan balasan, sementara para penyerang lainnya melarikan diri dari lokasi kejadian bersama individu yang diculik menggunakan dua kendaraan.
Pasukan keamanan melancarkan operasi pencarian di wilayah tersebut untuk melacak para pelaku dan menyelamatkan warga negara asing (WNA) yang diculik.
Para korban tewas tersebut meliputi tiga petugas keamanan swasta dan enam pekerja, menurut sumber-sumber itu.
Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Sembilan orang tewas dan satu WNA diculik teroris di Pakistan” pada 2026-04-23 17:38:00
