• April 22, 2026 11:58 pm

Boy Rafli: Pegang prinsip bebas aktif demi jaga kedaulatan negara

Boy Rafli: Pegang prinsip bebas aktif demi jaga kedaulatan negara

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Boy Rafli Amar mengatakan Indonesia harus bisa menjaga hubungan baik dengan semua pihak tanpa mengorbankan maruah dan kepentingan nasional.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif, sebagaimana kerap diingatkan Presiden Prabowo Subianto.

Boy Rafli dalam keterangan di Jakarta, Rabu menyatakan bahwa ancaman intervensi asing terhadap Indonesia adalah nyata dan bukan sekadar kekhawatiran berlebihan.

Menurut dia, intervensi asing perlu dibedakan antara yang bersifat positif dan negatif. Investasi asing yang masuk sebagai permodalan dinilainya sebagai bentuk intervensi positif.

Namun, ketika pihak asing mulai mendikte kebijakan Indonesia demi kepentingan mereka sendiri, hal itu sudah masuk kategori mengancam kedaulatan negara.

Ia menggambarkan Indonesia seperti “gadis cantik” yang selalu menjadi incaran banyak pihak di dunia.

Keberagaman Indonesia, mulai dari 600 bahasa hingga 1.300 suku besar dan kecil, justru menjadi celah yang bisa dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa melalui operasi intelijen asing.

“Kalau orang-orang yang inginkan Indonesia menjadi negara yang instabilitas, mereka bisa melakukan tindakan-tindakan itu,” ujar dia.

Boy Rafli juga mengingatkan agar Indonesia tidak bersikap naif terhadap kebaikan negara lain. Menurutnya, setiap hubungan internasional harus dicermati dengan kritis dan penuh kewaspadaan agar tidak berujung pada ketergantungan yang mengikis kedaulatan.

“Ada apa di balik kebaikannya dia? Kalau kita tidak waspada, akhirnya dia akan mengatur kita nanti,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menghadapi dinamika dan ketegangan politik global yang saat ini makin kompleks.

Dalam konteks itu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta prinsip nonblok. Indonesia, tidak akan bergabung dalam pakta militer mana pun dan akan terus mengedepankan persahabatan dengan seluruh bangsa.

“Filosofi luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” kata Prabowo.

Baca juga: Pemerintah sebut Indonesia konsisten anut sistem politik bebas aktif

Baca juga: Komisi I DPR: Indonesia perlu perkuat kedaulatan sekaligus bebas aktif

Baca juga: PIKI: Politik bebas aktif jadi kekuatan RI di tengah krisis global

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Boy Rafli: Pegang prinsip bebas aktif demi jaga kedaulatan negara” pada 2026-04-22 22:43:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *