• May 18, 2022 3:05 am

PM Israel Berikan Pasukan Keamanan Kebebasan Bertindak Melawan Teror

PERDANA Menteri Israel pada Jumat (8/4) memberikan badan-badan keamanan kebebasan penuh operasi untuk mengekang kekerasan yang meningkat. Ini disampaikan setelah serangan mematikan terbaru melihat seorang pria bersenjata Palestina membunuh dua pria di daerah kehidupan malam yang populer.

“Tidak ada dan tidak akan ada batasan untuk perang ini,” kata Perdana Menteri Naftali Bennett beberapa jam setelah serangan di Tel Aviv. “Kami memberikan kebebasan penuh untuk bertindak kepada tentara, Shin Bet (badan keamanan domestik) dan semua pasukan keamanan untuk mengalahkan teror,” tambahnya dalam pidato publik di kota pesisir Israel.

Gerakan Islam Palestina Hamas, yang mengontrol Jalur Gaza, dan kelompok Jihad Islam memuji serangan itu tetapi tidak mengeklaim bertanggung jawab. Sebelumnya, Jumat, polisi Israel mengatakan mereka menembak mati seorang pria bersenjata Palestina yang membunuh dua pria Israel dan melukai lebih dari selusin lain ketika dia melepaskan tembakan ke jalan bar yang sibuk dan restoran yang ramai pada Kamis (7/4) malam.

Sekitar 1.000 polisi dan tentara bersenjata lengkap menyebar di Tel Aviv untuk memburu para pelaku selama berjam-jam. Penduduk setempat bersembunyi di dapur restoran dan rumah mereka.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, berbicara bersama Bennett, mengatakan para petugas telah melakukan, “Sekitar 200 penangkapan,” menambahkan, “Jika perlu akan ada ribuan.”

Pesta pertunangan

Dua pria Israel yang terbunuh bernama Tomer Morad dan Eytam Magini. Keduanya berusia 27 tahun dan teman masa kecil dari kota Kfar Saba, wali kota Rafi Saar berkata, yang menyebut mereka, “Suara terbaik kami.”

Menurut Lia Arad, ibu dari tunangannya, kepada TV publik Israel, Magini akan merayakan pertunangannya pada Jumat malam. “Mereka seharusnya merayakan pesta pertunangan mereka malam ini. Sepupu Eytam mengaturnya di rumah ini tempat kita sekarang duduk berkabung,” kata Arad.

Morad ialah penggemar berat Klub Bola Basket Hapoel Tel Aviv. Kedua sahabat akan dimakamkan pada Minggu (10/4).

Pasukan khusus menghadapi penyerang di kota tua Jaffa, distrik bersejarah Arab Tel Aviv, “Membasmi teroris dengan baku tembak,” kata komisaris polisi Yaakov Shabtai. Agensi Shin Bet Israel menyebut penyerang itu sebagai Raad Hazem, 28, dari Jenin di utara Tepi Barat yang diduduki Israel. Di daerah itu pekan lalu pasukan Israel membunuh tiga orang dalam suatu serangan.

Baca juga: Polisi Israel Bunuh Pria Bersenjata yang Tembak Mati Dua Orang

Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas mengutuk serangan itu, dengan mengatakan, “Pembunuhan warga sipil Palestina dan Israel hanya akan memperburuk situasi,” lapor kantor berita resmi Wafa. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengkritik serangan yang disebutnya oleh teroris dan Washington mendukung Israel, “Dalam menghadapi terorisme dan kekerasan yang tidak masuk akal.” (AFP/OL-14)


Sumber: Media Indonesia | PM Israel Berikan Pasukan Keamanan Kebebasan Bertindak Melawan Teror

Leave a Reply

Your email address will not be published.