• May 19, 2022 5:56 pm

Polisi Klaim Tetap Tumpas KKB Papua Meski Ubah Pola Pengamanan

ByRedaksi PAKAR

Mar 4, 2022 , ,
Polisi mengklaim bakal tetap merujuk pada konsep pengamanan dalam Operasi Damai Cartenz dalam menghadapi kelompok KKB atau OPM di Papua.
Jakarta, CNN Indonesia

Polda Papua mengatakan bakal tetap merujuk pada konsep pengamanan dalam Operasi Damai Cartenz dalam menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bumi Cenderawasih.

Meskipun, selama operasi tersebut berlangsung konflik bersenjata antara aparat TNI-Polri dengan KKB tetap tak terhindarkan. Kemarin, delapan karyawan di kamp Palapa Timur Telematika (PTT), Distrik Beoga, Kabupaten Puncak tewas ditembak kelompok separatis.

“Sesuai konsep Ops Damai Cartenz. Preemtif, Preventif dan Penegakan hukum,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Jumat (4/3).

Namun demikian, Kamal enggan menanggapi lebih lanjut mengenai ancaman yang dilontarkan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) agar masyarakat sipil meninggalkan wilayah perang.

Kamal menegaskan pihaknya bakal melakukan upaya penegakan hukum apabila kelompok separatis yang telah dicap sebagai teroris itu melakukan pelanggaran.

“Bagi siapa saja yang lakukan perbuatan melawan hukum, termasuk KKB tentu penegakan hukum ini yang dilakukan,” jelas dia.

Sebelumnya, OPM meminta agar masyarakat sipil meninggalkan sejumlah wilayah yang mereka tetapkan sebagai zona berperang dengan aparat TNI-Polri.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom pasca penembakan delapan karyawan PTT di Distrik Beoga.

“TPNPB sudah umumkan bahwa warga sipil Segera tinggalkan wilayah perang, jadi yang ditembak itu semuanya bagian Dari Anggota TNI Polri,” kata Sebby.

Seruan perang yang digelorakan oleh OPM mencuat sejak tahun lalu. Mereka menetapkan wilayah Kabupaten Ilaga dan Puncak sebagai tempat perang dengan aparat.

Menanggapi itu, Polri sempat menyatakan bahwa seluruh wilayah Papua merupakan bagian dari Indonesia. Sehingga, tak ada lokasi perang sebagaimana dideklarasikan oleh OPM.

Kadiv Humas Polri yang kala itu menjabat, Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa tak semua wilayah di Papua yang mendapat gangguan dari KKB. Menurutnya, mereka hanya tersebar di beberapa wilayah.

“Hanya di beberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga, dan Mimika,” kata Argo kepada wartawan, Selasa (22/6) tahun lalu.

(mjo/DAL)

[Gambas:Video CNN]


Sumber: CNN Indonesia | Polisi Klaim Tetap Tumpas KKB Papua Meski Ubah Pola Pengamanan

Leave a Reply

Your email address will not be published.