• June 17, 2026 9:42 pm

Lawan Rusia, Ukraina akan Andalkan DroneOtonom Berbasis AI

Lawan Rusia, Ukraina akan Andalkan Drone Otonom Berbasis AI

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky(AFP)

PEMERINTAH Ukraina berencana memperluas penggunaan operasional drone otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melawan pasukan Rusia pada akhir tahun ini, menurut perwakilan platform pemerintah Brave-1 kepada Kyodo News.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan presisi dan kemampuan identifikasi target dalam operasi ofensif maupun defensif, sekaligus membantu Ukraina merebut inisiatif menghadapi Rusia yang unggul dalam jumlah personel.

Pesawat nirawak berbasis AI memang sudah digunakan dalam perang, tetapi ekspansi kali ini mencakup drone lebih canggih yang sepenuhnya otonom dalam navigasi.

Meski demikian, perwakilan Brave-1—platform yang bertugas dalam pengembangan strategi teknologi pertahanan—menegaskan kendali akhir tetap berada di tangan manusia sesuai hukum humaniter internasional.

Drone ini mampu lepas landas, berlayar, menavigasi ke area target, mencari, mengidentifikasi, dan melaksanakan misi tempur tanpa pilot menyentuh pengendali,” jelasnya.

Dia mencontohkan penggunaan interceptor otonom di Kharkiv, yang berhasil menghancurkan drone serang milik musuh sebagai bukti penerapan teknologi otonom untuk menyelamatkan nyawa.

Militer Ukraina juga akan memperluas pemakaian drone otonom untuk serangan maupun intersepsi, meski jadwal dan skalanya belum diungkapkan.

Otonomi pada drone dinilai krusial pada penerbangan jarak jauh di atas 100 kilometer, ketika komunikasi dan kendali terganggu oleh jarak maupun kelengkungan bumi.

Perwakilan Brave-1 menambahkan senjata otonom berbasis AI dapat lebih “manusiawi” karena kemampuan pengenalan target yang presisi membantu mencegah serangan terhadap warga sipil, sekaligus mengurangi dampak jamming atau pelacakan sinyal oleh militer Rusia.

Terkait sejauh mana Ukraina berharap untuk memperluas zona serang di wilayah Rusia—yang kini sekitar 20 Km dari perbatasan—ia menjawab bahwa dengan pengembangan teknologi, mereka berharap menjadikan seluruh Rusia sebagai zona serang.

Ukraina juga membangun ekosistem yang memungkinkan negara sahabat melatih model AI menggunakan data tempur nyata. Seorang perwakilan Brave-1 lainnya menyebut pihaknya berharap dapat memperdalam kerja sama dengan Jepang. Kedua perwakilan berbicara dengan syarat anonim demi alasan keamanan. (Ant/P-3)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Lawan Rusia, Ukraina akan Andalkan DroneOtonom Berbasis AI” pada 2026-06-17 20:16:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *