• June 13, 2024 9:04 am

Sepekan, polemik Wayang hingga tantangan kemandirian umat

ByRedaksi PAKAR

Feb 20, 2022
Sepekan, polemik Wayang hingga tantangan kemandirian umat
Jakarta (ANTARA) – Berita politik yang terjadi selama sepekan namun masih menarik disimak, mulai dari polemik Ustadz Basalamah tentang “diharamkan wayang” hingga pernyataan Wakil Presiden Ma’ruf Amin terkait tantangan kemandirian umat.

Berikut rangkuman selengkapnya.

1. BNPT tanggapi pernyataan Ustadz Basalamah tentang wayang

Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Inspektur Jenderal Polisi Ibnu Suhendra, menanggapi pernyataan Ustadz Basalamah tentang “diharamkan wayang “.

Selengkapnya di sini:

2. Kasad minta masukan purnawirawan TNI AD atasi konflik Papua

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta masukan dari tokoh-tokoh purnawirawan TNI AD mengenai penyelesaian konflik di Papua.

Selengkapnya di sini:

3. Puan Maharani tinjau lokasi IKN Nusantara kawal pembangunan Ibu Kota

Ketua DPR, Puan Maharani, hari ini terbang ke Kalimantan Timur untuk meninjau lokasi ibu kota negara baru guna memastikan persiapan pembangunan proyek IKN Nusantara.

Selengkapnya di sini:

4. Gus Yahya tegaskan NU perlu peran Khofifah Indar Parawansa

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan bahwa NU perlu peran Khofifah Indar Parawansa karena memiliki kemampuan sebagai seorang teknokrat.

Selengkapnya di sini:

5. Wapres menyampaikan tantangan kemandirian umat

Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma’ruf Amin menyampaikan salah satu tantangan besar umat Islam di tengah arus globalisasi saat ini adalah lemahnya kemandirian umat, akibat rendahnya kualitas sumber daya manusia.

Selengkapnya di sini:

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber: Antara News | Sepekan, polemik Wayang hingga tantangan kemandirian umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *