• April 2, 2026 12:58 am

Rusia panggil dubes Inggris-Prancis terkait serangan rudal di Bryansk

Rusia panggil dubes Inggris-Prancis terkait serangan rudal di Bryansk

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Moskow (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (13/3), memanggil duta besar Inggris dan Prancis di Moskow untuk menyampaikan protes keras atas serangan rudal Ukraina di wilayah Bryansk.

Melalui rilisnya, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut kedua negara Eropa itu terlibat langsung Inggris dan Prancis dalam “serangan teroris” yang menewaskan tujuh orang dan melukai lebih dari 40 lainnya.

“Bagi kami jelas serangan rudal di Bryansk itu tidak akan mungkin terjadi tanpa keterlibatan tenaga ahli dari Inggris dan Prancis, serta tanpa transfer intelijen kepada Kiev,” kata kementerian tersebut.

Mereka juga mengatakan Moskow memandang penembakan terhadap Bryansk sebagai provokasi sengaja dengan tujuan merusak upaya-upaya yang semakin intensif untuk menyelesaikan krisis Ukraina secara damai.

Moskow menuntut agar Inggris dan Prancis memberikan tanggapan publik yang jelas dengan kecaman yang tegas dan tanpa ambiguitas terhadap serangan tersebut.

“Jika hal itu tidak dilakukan, maka akan dianggap sebagai bentuk solidaritas terhadap metode teroris, yang merupakan aib bagi negara-negara yang menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB,” sebut rilis tersebut.

Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Rusia panggil dubes Inggris-Prancis terkait serangan rudal di Bryansk” pada 2026-03-14 20:09:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *