• July 13, 2024 10:05 am

BNPT Masih Kaji Hubungan Terkini Ponpes Al Zaytun dengan NII

BNPT menyatakan mereka bersama sejumlah pihak terkait tengah mengkaji apakah kaitan Ponpes Al Zaytun dengan NII saat ini masih ada atau tidak.

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin Abu Toto alias Panji Gumilang mempunyai afiliasi dengan Negara Islam Indonesia (NII) secara historis.

Direktur Deradikalisasi BNPT Ahmad Nurwakhid menyatakan BNPT bersama sejumlah pihak terkait tengah mengkaji apakah kaitan tersebut saat ini masih ada atau tidak.

“Persoalannya adalah apakah sampai saat ini masih ada, tentu ini masih dalam proses kajian dan pendalaman BNPT bersama dengan stakeholder terkait lainnya,” ujar Nurwakhid dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/7).

Meskipun ada keterkaitan secara historis, Nurwakhid menjelaskan BNPT tidak bisa serta-merta menjerat dengan Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hal itu disebabkan lantaran NII hingga saat ini belum masuk ke Daftar Terduga Terorisme dan Organisasi Terorisme (DTTOT) sebelum mendapatkan ketetapan dari Pengadilan.

“Karena itu lah, melihat dari aspek historis dan ideologi serta gerakannya yang masih ada hingga saat ini, tentu kita mendorong agar NII dimasukkan dalam DTTOT sehingga bisa dijerat dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme” tandasnya.

Nurwakhid menjelaskan DI/TII atau NII merupakan kelompok jaringan radikal terorisme melalui gerakan pemberontakan yang dipimpin Maridjan Kartosoewirjo.

Namun pascareformasi, dengan dicabutnya UU Anti Subversi Nomor 11/PNPS/1963 membuat negara tidak mempunyai instrumen hukum untuk menjerat gerakan dan organisasi ini.

Adapun terkait penanganan Al Zaytun, menurut Nurwakhid, harus dilakukan secara holistik dan kolaboratif dengan pendekatan hukum pidana umum maupun pidana khusus sesuai bukti-bukti yang cukup.

BNPT, terang dia, berperan dalam pengawasan dan monitoring bersama lembaga terkait guna melakukan pendalaman keterkaitan Al Zaytun dengan jaringan NII.

“Namun, hal terpenting lainnya yang patut dipertimbangkan adalah mitigasi dan pembinaan khususnya terhadap para santri serta cipta kondisi agar menjamin stabilitas Kamtibmas” pungkasnya.

Ponpes Al Zaytun mendapat sorotan luas lantaran muncul dugaan ajaran menyimpang. Pesantren ini disorot sejak beredarnya video saf salat id campur antara perempuan dan laki-laki pada April lalu.

Selain itu, pimpinannya yakni Panji Gumilang sempat melontarkan pelbagai pernyataan kontroversial yang dianggap menghina agama.

Saat ini Bareskrim Polri tengah mengusut dugaan tindak pidana penistaan agama, ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong Panji Gumilang. Penyidik Bareskrim telah memeriksa Panji beberapa hari lalu.

(ryn/end)


[Gambas:Video CNN]


Artikel ini telah dimuat di www.cnnindonesia.com dengan Judul “BNPT Masih Kaji Hubungan Terkini Ponpes Al Zaytun dengan NII” pada 2023-07-08 11:10:02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *