RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Washington (ANTARA) – Penasihat Gedung Putih Stephen Miller, Senin (27/7), membandingkan legalitas kartel Meksiko dengan organisasi teroris ISIS dan Al Qaeda.
“Sebagai organisasi teroris asing, kartel narkoba Meksiko berada pada posisi hukum yang sama persis dengan ISIS atau Al Qaeda,” kata Miller di acara yang diselenggarakan di Pentagon untuk memberikan Medali Pertahanan Perbatasan Meksiko kepada 50 anggota militer.
Tidak seperti kedua kelompok tersebut, kartel narkoba Meksiko beroperasi di dekat perbatasan AS, mengekspor kematian massal dalam bentuk narkotika dan kegiatan kriminal, kata dia.
“Ada alasan mengapa, di Meksiko, sistem peradilan tidak berfungsi, sistem politik tidak berfungsi, dan sistem hukum tidak berfungsi. Itu karena Anda memiliki wilayah yang dikendalikan dan diduduki oleh organisasi teroris yang membunuh atau menculik siapa pun yang menghalangi jalan mereka,” tambah Miller.
Pada Februari 2025, Amerika Serikat menetapkan sejumlah kartel narkoba sebagai organisasi teroris global.
Kartel tersebut di antaranya adalah Tren de Aragua, Cártel de Sinaloa, Cártel del Noreste, Cárteles Unidos, dan MS-13.
Daftar tersebut kemudian bertambah hingga mencakup kelompok lain seperti Cartel de Los Soles.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Presiden Meksiko tepis klaim Trump soal kartel kendalikan negara
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Gedung Putih samakan kartel narkoba Meksiko dengan ISIS dan Al Qaeda” pada 2026-07-28 16:11:00
