PEMERINTAH Turki telah menangkap 44 orang dengan tuduhan spionase dan bekerja untuk badan intelijen Israel, Mossad. Penangkapan ini merupakan bagian dari sebuah operasi khusus yang dilancarkan Ankara, pada Rabu (14/12).
Operasi ini menargetkan spionase khusus terkait Mossad dengan memonitor dan mengikuti sejumlah warga Palestina dan organisasi non-pemerintahan (NGO) di Turki. Tujuh dari 44 tersangka telah dibawa ke pengadilan tinggi oleh kepolisian Istanbul.
Sementara tersangka lainnya, masih dalam tahap pemeriksaan oleh Kantor Anti-Terorisme Turki. Kantor berita Ahaber melaporkan badan intelijen Turki telah mengungkapkan bahwa seluruh tersangka menerima uang dari Mossad.
Pihak keamanan Turki masih mencari 13 orang lain yang juga diduga kuat melakukan aktivitas mata-mata untuk Mossad. (Middle East Monitor/OL-13)
Baca juga: Turki Lanjutkan Pembicaraan dengan Rusia dan Ukraina untuk Akhiri Perang
