RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong Desa Siapsiaga agar mendukung program Makan Bergizi Gratis di Cirebon, Jawa Barat, dalam kegiatan penandatanganan kerja sama Desa Siapsiaga, di Cirebon, Kamis (16/4).
Kepala BNPT Eddy Hartono menjelaskan program Desa Siapsiaga merupakan bagian dari kebijakan nasional yang terintegrasi dalam rencana pembangunan jangka menengah.
“Program ini selaras dengan kebijakan pemerintah dalam RPJMN 2025–2029, khususnya Prioritas Nasional 6 (Membangun dari Desa) dan Quick Wins 1 (Makan Bergizi Gratis),” kata Eddy dalam kesempatan tersebut, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Melalui program Desa Siapsiaga, BNPT melakukan pengembangan budi daya ikan lele sistem bioflok dalam rangka memperkuat ketahanan masyarakat pada pencegahan radikalisme melalui pengembangan ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Eddy menuturkan kegiatan itu menjadi bagian penting dari upaya BBPT memperkuat ketahanan masyarakat melalui pengembangan ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.
Dikatakan bahwa pembangunan 24 kolam bioflok di delapan desa di Kecamatan Jamblang, Cirebon, juga dapat menyuplai 2 ribu lele per kolam ke dapur MBG.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon Sudiharjo mengatakan bantuan bioflok mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Dengan adanya bantuan bioflok ikan lele tersebut, dirinya bersama pemerintah daerah dan Dinas Ketahanan Pangan mendukung penuh program hingga bisa berkolaborasi dengan MBG di sekitar desa wilayah Jamblang.
“Selain itu juga dapat mengembangkan ekonomi desa dalam rangka mendorong masyarakat agar dapat berpenghasilan lebih baik,” kata Sudiharjo.
Hal senada disampaikan Camat Jamblang Mochammad Nurhiyana, yang berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih kepada BNPT. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berlanjut dan tetap terjaga sehingga program ini dapat terlihat hasilnya,” ungkap Nurhiyana.
Sementara itu, Kepala Desa Jamblang Yoyon Kristiyanto menekankan program Desa Siapsiaga juga menyasar edukasi masyarakat dalam mencegah paham radikal.
“Melalui program ini, kami se-Kecamatan Jamblang di tiap desa telah membentuk tim Penggerak Siapsiaga,” ucap Yoyon.
Dia menjelaskan tujuan tim penggerak untuk berkeliling dari Rukun Tetangga (RT) ke RT serta blok ke blok, guna memberikan edukasi upaya pencegahan sehingga masyarakat desa tidak mudah terpengaruh dari paham-paham radikalisme.
Dari sisi kolaborasi ekonomi, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Cirebon Shelvy Nujuliyani memastikan adanya dukungan terhadap hasil produksi masyarakat.
Dengan adanya kolam ikan lele itu, ia berharap dapat menjadi kerja sama yang baik untuk ke depannya.
“Kami berkomitmen akan menyerap hasil dari UMKM sekitar tentunya dengan melakukan kerjasama dengan mitra yang ada di SPPG,” tutur Shelvy.
Melalui sinergi antara BNPT, pemerintah daerah, dan berbagai mitra, program Desa Siapsiaga diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan sosial, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sebagai langkah preventif terhadap radikalisme dan terorisme.
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “BNPT dorong Desa Siapsiaga dukung program MBG di Cirebon” pada 2026-04-22 14:15:00
