• May 26, 2022 6:12 pm

Pasukan Israel Bunuh Warga Palestina dalam Serangan Baru di Tepi Barat

Pasukan Israel membunuh seorang pria Palestina di Kota Jenin, Tepi Barat, pada Rabu (27/4). Kejadian itu disebut tentara sebagai serangan “kontraterorisme” terbaru menyusul serangkaian serangan di Israel sejak akhir Maret.

Tentara mengatakan bahwa selama operasi di kamp pengungsi Jenin, pasukan menggunakan peluru tajam setelah menjadi sasaran tembakan dan bahan peledak oleh perusuh Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria yang tewas sebagai Ahmad Massad, 18, dari desa Burqin di utara Tepi Barat yang diduduki. Menurut seorang pejabat rumah sakit kepada kantor berita resmi Palestina WAFA, dia ditembak di kepala.

Tentara mengatakan 12 orang ditangkap dalam serangan semalam di beberapa lokasi Tepi Barat. Kelompok Klub Tahanan Palestina menyebutkan jumlah penangkapan sebanyak 17 orang.

Pasukan keamanan Israel telah meningkatkan operasi dalam beberapa pekan terakhir di Tepi Barat – khususnya di sekitar Jenin, di mana terdapat pejuang aktif dari beberapa kelompok bersenjata Palestina.

Raad Hazem membunuh tiga orang Israel dalam penembakan di distrik kehidupan malam Tel Aviv awal bulan ini, sebelum ditembak mati setelah perburuan besar-besaran. Dia berasal dari kamp pengungsi Jenin.

Selama operasi semalam, tentara mengatakan mereka juga mengirimkan pemberitahuan pembongkaran ke rumah keluarga Hazem.

Penghancuran rumah penyerang adalah praktik yang biasa dilakukan Israel. Namun, praktik tersebut dikecam oleh para kritikus sebagai bentuk hukuman kolektif yang ilegal.

Ayah penembak di Tel Aviv, Fathi Hazem dan saudara laki-lakinya Hamam, keduanya dicari oleh Israel.

Beberapa jam setelah pemberitahuan pembongkaran disampaikan, sang ayah muncul dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media Palestina. Dia menuduh Israel melabeli semua pemuda Palestina sebagai “teroris”.

Hamam Hazem mengatakan kepada AFP awal bulan ini bahwa keluarga tersebut tidak mengetahui sebelumnya tentang rencana Raad untuk melakukan serangan di Tel Aviv.

Bentrokan antara pasukan Israel dan Palestina sering terjadi di Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel sejak 1967. Kekerasan telah meningkat di wilayah tersebut dan di Israel.

Kekerasan yang meningkat sejak 22 Maret itu telah menewaskan 12 warga Israel, termasuk seorang polisi Arab-Israel dan dua warga Ukraina dalam empat serangan terpisah di dalam wilayah Israel.

Sebanyak 26 warga Palestina dan tiga warga Arab Israel tewas dalam periode yang sama, di antaranya para pelaku serangan dan mereka yang dibunuh oleh pasukan keamanan Israel dalam operasi di Tepi Barat. (AFP/OL-12)


Sumber: Media Indonesia | Pasukan Israel Bunuh Warga Palestina dalam Serangan Baru di Tepi Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published.