RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Yaman meminta masyarakat internasional meningkatkan tekanan terhadap kelompok Houthi agar membuka blokade, terutama di Provinsi Taiz, guna memastikan akses bantuan kemanusiaan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat setempat.
“Kami meminta dunia internasional menekan Houthi untuk membuka blokade-blokade yang ada di Yaman, khususnya di Provinsi Taiz, serta memberikan kemudahan masuknya logistik yang dibutuhkan rakyat Yaman,” kata Duta Besar Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh dalam kunjungannya ke Kantor Berita ANTARA di Jakarta, Selasa.
Dubes Salem mengatakan blokade yang dilakukan Houthi telah menghambat masuknya bantuan logistik, bahkan akses air ke Provinsi Taiz, sehingga memperburuk kondisi warga sipil.
Tindakan Houthi juga menyebabkan banyak warga Yaman meninggalkan rumah mereka dan membutuhkan perlindungan. Selain itu, kelompok tersebut juga dituding melakukan penculikan, penahanan, dan penyiksaan terhadap warga.
Menurut dia, dukungan internasional diperlukan untuk membantu pemerintah Yaman memulihkan keamanan dan mengatasi dampak konflik yang berkepanjangan.
Selain mendesak pembukaan blokade, pemerintah Yaman juga meminta dukungan internasional terhadap usulannya kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar Houthi dimasukkan ke dalam daftar kelompok teroris internasional.
Salem menegaskan bahwa langkah tersebut tidak berarti pemerintah Yaman menolak penyelesaian konflik secara damai.
Namun ia menilai upaya perdamaian yang berlangsung selama sekitar 12 tahun di bawah naungan PBB belum membuahkan hasil yang diharapkan.
Ia mengatakan masa gencatan senjata justru dimanfaatkan Houthi untuk memperkuat kemampuan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Yaman turut meminta Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Yaman serta mendukung langkah-langkah yang diajukan pemerintahnya kepada PBB dan Dewan Keamanan PBB.
Sementara itu, Dubes Salem juga menyatakan optimistis bahwa operasi militer Fajar Yaman (Fajr Yemen) dapat membantu memulihkan keamanan dan stabilitas negara tersebut.
Ia berharap operasi itu dapat mengembalikan Yaman menjadi negara yang aman dan stabil, sekaligus memberikan dampak positif terhadap keamanan kawasan dan dunia.
Pada kesempatan kunjungan Dubes Yaman ke Kantor Berita ANTARA tersebut, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Abdul Hakim menyampaikan harapan agar ketegangan di Yaman dapat segera berakhir.
Menurut dia hubungan Indonesia dan Yaman bukan hubungan yang pendek. Terdapat sekitar tujuh ribu warga negara Indonesia di Yaman, dengan sebagian besar menempuh pendidikan di negara itu.
Untuk itu, melalui kesempatan tersebut, dia menyatakan turut prihatin atas eskalasi konflik yang terus berlanjut di Yaman, dan berharap eskalasi tersebut dapat segera berakhir dan perdamaian dapat terwujud di negara itu.
“Kami berharap apa yang terjadi, ketegangan di Yaman bisa berakhir dan menuju perdamaian,” demikian Hakim.
Baca juga: Dubes: Operasi Fajar Yaman tepat untuk bebaskan wilayah dari Houthi
Baca juga: Dubes: Konflik bukan antara Yaman-Saudi, tapi dengan Houthi
Pewarta: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Yaman minta masyarakat internasional desak Houthi buka blokade” pada 2026-10-20 21:29:00
