• January 29, 2022 5:27 pm

Mahfud Minta Warga Biarkan Proses Hukum Berjalan untuk Farid Okbah

Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Dakwah Republik Indonesia (PDRI), Ismar Syafruddin menilai tudingan partainya menampung anggota JI merupakan tudingan keji.
Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD buka suara suara terkait penangkapan Ketua Umum Partai Dakwah Republik Indonesia (PDRI), Farid Okbah oleh Detasemen Khusus 88/Antiteror (Densus 88)

Mahfud meminta agar publik membiarkan terlebih dulu proses hukum terhadap Farid berjalan.

“Biar proses (hukum) berjalan dulu,” kata Mahfud dalam pesan tertulis kepada wartawan, Rabu (17/11).

Mahfud mengatakan, Densus 88/Antiteror nantinya akan memproses dan membuka data-data terkait Farid yang diduga sebagai anggota organisasi teroris, Jemaah Islamiyah (JI) di pengadilan.

Hal ini, kata Mahfud, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

“Nanti Densus yg akan memproses dan membuka di pengadilan sesuai UU No. 5 Tahun 2018,” tutur Mahfud.

Meski demikian, Mahfud mempersilakan masyarakat berkomentar dan saling bertanya mengenai penangkapan Farid Okbah.

“Tapi masyarakat boleh saja mengomentari dan menanyakan antar sesama masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/11). Salah satunya adalah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat.

Tiga orang yang diamankan itu adalah FO, ZA, dan AA. Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, mereka masing-masing ialah Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Farid Okbah. Kemudian, Zain An-Najah dan Anung Al-Hamat.

Penangkapan Farid Okbah menuai reaksi dari Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas. Ia menilai bahwa penangkapan tersebut mengagetkan.

“Kita meminta Densus 88 agar bisa menjelaskan hal ini sejelas-jelasnya kepada publik. Sebab kita juga berkepentingan dengan menjaga nama baik presiden,” kata dia, dalam keterangan resminya yang diterima Selasa (16/11).

(iam/ain)

[Gambas:Video CNN]





Sumber: CNN Indonesia | Mahfud Minta Warga Biarkan Proses Hukum Berjalan untuk Farid Okbah

Leave a Reply

Your email address will not be published.