• July 16, 2024 4:13 am

Densus 88 Sita Bahan Peledak saat Tangkap Tukang Bubur Jaringan ISIS

Densus 88 Polri dikabarkan menangkap Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Farid Okbah di rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/11) pagi.

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)


Jakarta, CNN Indonesia

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita sejumlah peledak saat menangkap tukang bubur sumsum berinisial AAR, terduga teroris jaringan ISIS.

Karo Penmas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahan peledak yang disita dari rumah tersangka AAR diduga hendak digunakan untuk menjalankan aksi teror.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Turut diamankan juga beberapa komponen elektronik dan bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksi teror,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (15/6).

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti dimana lokasi aksi teror yang sedang direncanakan oleh AAR. Termasuk soal keterlibatan tersangka AAR dalam jaringan ISIS tersebut.

Trunoyudo hanya mengatakan tersangka AAR merupakan residivis yang sempat ditangkap pada tahun 2011 dan 2018 terkait kasus terorisme.

“AAR yang juga merupakan residivis kasus terorisme di tahun 2011 dan 2018 ini ditangkap atas perencanaan aksi teror menggunakan bahan peledak,” ujarnya.

Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menangkap satu orang terduga teroris di Kampung Kamojing Barat, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (15/6).

Trunoyudo menyebut pelaku yang berprofesi sebagai pedagang bubur itu diduga terafiliasi dengan kelompok teroris ISIS di Indonesia.

“Telah dilaksanakan penegakan hukum terhadap satu orang tersangka berinisial AAR yang terafiliasi dengan kelompok pendukung ISIS di Karawang, Jawa Barat,” katanya.

(tfq/fra)

[Gambas:Video CNN]


Artikel ini telah dimuat di www.cnnindonesia.com dengan Judul “Densus 88 Sita Bahan Peledak saat Tangkap Tukang Bubur Jaringan ISIS” pada 2024-06-15 20:29:39

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *