• June 5, 2026 3:52 am

Kapolri Sebut Pelaku Pengeboman Polsek Astanaanyar Terafiliasi Kelompok JAD

KAPOLRI Jendral Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12) terafiliasi dengan kelompok terorisme Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

Diketahui, identitas pelaku bom bunuh diri tersebut bernama Agus Sujarno alias Agus Muslim. Hal tersebut diketahui setelah pihak Kepolisian melakukan pendalam terhadap sidik jari serta face recognition pelaku.

Sigit menjelaskan Agus Muslim sendiri sempat menjadi menjadi tersangka atas aksi teror di Cicendo, Bandung, Jawa Barat. “Identitas Agus Sujarno biasa dikenal Agus Muslim. Yang bersangkutan pernah ditangkap karena bom Cicendo. Sempat dihukum empat tahun. September 2021 lalu bebas,” kata Sigit dalam siaran pers pada Rabu (7/12).

Sigit juga menyebutkan bahwa Agus Muslim juga sempat ditahan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah terkait kasus aksi teror yang Ia lakukan di Cicendo, Bandung. Ia juga mengatakan bahwa Agus Muslim masuk dalam kelompok paham radikal atau status merah.

“Bersangkutan sebelumnya ditahan diproses Lapas Nusakambangan. Dalam tanda kutip masuk dalam kelompok merah. Proses deradikalisasi membutuhkan teknik dan taktik yang berbeda. Masih susah untuk diajak bicara. Cenderung menghindar walaupun sudah melaksanakan aktivitas,” beber Sigit.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan bahwa Agus Muslim terafiliasi dengan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Ia juga mengatakan, pada Tempat Kejadian Perkara (TKP) terdapat belasan kertas yang menarasikan penolakan terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung, Jawa Barat. Tim bekerja menuntaskan peristiwa yang terjadi,” papar Sigit.

“Di TKP ada belasan kertas yang bertuliskan protes penolakan terhadap rancangan KUHP yang baru disahkan didalamnya membahas masalah zinah dan sebagainya,” imbuhnya.

Sigit memastikan, saat ini pihaknya masih terus mengusut kasus bom bunuh diri tersebut. Dia berharap agar kasus ini dapat segera dituntaskan. “Kita minta pada seluruh rekan-rekan untuk bisa bantu kami dan seluruh tim agar bisa menuntaskan kasus ini agar maksimal. Seluruh tim sudah saya perintahkan untuk semuanya bergerak,” tutup dia.

Aksi teror bom bunuh diri terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, pada Rabu (7/12) pagi tadi. Hingga saat ini tercatat, 1 polisi tewas sementara 10 orang lainnya harus menjalani perawatan akibat peristiwa tersebut. (OL-12)


Sumber: Media Indonesia | Kapolri Sebut Pelaku Pengeboman Polsek Astanaanyar Terafiliasi Kelompok JAD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *