• June 24, 2024 5:14 am

5.000 Detonator Situbondo Terungkap Usai Polisi Menyamar Jadi Nelayan

Polisi memastiksn pengiriman 5.000 bahan peledak atau detonator bom ikan di Situbondo tak berkaitan dengan upaya aksi teror gelaran puncak KTT G20 di Bali.
Jakarta, CNN Indonesia

Polda Jawa Timur (Jatim) menggagalkan pengiriman 5.000 bahan peledak atau detonator bom ikan di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, pada Rabu (9/11) kemarin.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto memastikan pengiriman bom ikan tersebut tidak ada kaitannya dengan dugaan aksi teroris untuk mengancam gelaran puncak KTT G20 di Bali.

Dalam aksinya, Dirmanto mengatakan Polda Jatim juga telah mengamankan seorang pelaku yang diduga hendak mengirimkan ribuan detonator tersebut.

“Ditpolairud mengungkap temuan kurang lebih 5.000 buah bahan detonator bom ikan di Pelabuhan Situbondo,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (10/11).

Dirmanto menjelaskan kasus ini mulanya terungkap ketika Tim Opsnal Ditpolairud Polda Jatim mendapatkan informasi tentang adanya rencana pengiriman bahan peledak.

Dalam informasi tersebut, disebutkan pula detonator itu akan digunakan oleh pelaku yang memang ahli merakit bom. Hal itu kemudian langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Dirmanto menuturkan Tim Opsnal Ditpolairud yang sedang melakukan giat pengamanan intelijen G20 kemudian langsung bertolak dari Banyuwangi dan melakukan penyamaran tertutup.

Sekitar pukul 16.00 WIB, kata dia, Tim Opsnal menerima informasi terkait kapal mencurigakan yang datang dari Pulau Ra’as. Tim Opsnal pun menyamar sebagai nelayan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku yang membawa dua kardus mie instan.

Setelah mengamankan pelaku polisi mencari detonator yang dimaksud dalam informasi yang diterima. Penggeledahan dilakukan hingga ditemukan sebanyak ribuan detonator aktif di dalam dua kardus mi instan.

Tidak hanya menemukan detonator sejumlah 5.000 unit yang disamarkan dalam dua kardus mi instan, petugas juga menyita dua buah ponsel milik pelaku serta sebuah kunci mobil Chevrolet warna merah.

Lebih lanjut, Dirmanto memastikan berdasarkan keterangan pelaku detonator itu akan dibawa ke hutan untuk dirakit, untuk selanjutnya akan dijual ke Sulawesi dan Kalimantan.

Karenanya ia menegaskan, temuan detonator tersebut tak ada kaitannya dengan gelaran KTT G20 di Bali. Selain itu, Dirmanto mengungkapkan pelaku yang membawa detonator merupakan residivis dari kasus yang sama beberapa tahun lalu.

“Ini sebenarnya residivis tahun 2014, divonis dengan kasus yang sama. Vonis 1 tahun 4 bulan. Tahun 2021 juga sama, divonis hal yang sama melakukan perbuatan itu. sudah tiga kali,” pungkasnya.

(tfq/gil)



[Gambas:Video CNN]


Sumber: CNN Indonesia | 5.000 Detonator Situbondo Terungkap Usai Polisi Menyamar Jadi Nelayan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *