• April 30, 2026 10:37 am

Gubernur Sinaloa Didakwa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko

Gubernur Sinaloa Didakwa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jaksa AS mendakwa Gubernur Sinaloa, Rubén Rocha Moya, atas dugaan korupsi dan kerja sama dengan Kartel Sinaloa. Pemerintah Meksiko sebut bukti tidak cukup.(Media Sosial X)

HUBUNGAN diplomatik Amerika Serikat dan Meksiko kembali memanas setelah jaksa federal AS secara resmi mendakwa Gubernur Sinaloa yang masih menjabat, Rubén Rocha Moya, atas dugaan persekongkolan dengan kartel narkoba. Dakwaan ini menjadi pukulan telak bagi pemerintahan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, mengingat Rocha berasal dari partai yang sama dengan sang presiden.

Dalam dokumen dakwaan yang dirilis di New York pada Rabu waktu setempat, Rocha dituduh bersama sembilan pejabat serta mantan pejabat pemerintah Meksiko lainnya telah menerima suap dari Kartel Sinaloa. Sebagai imbalannya, mereka diduga menyalahgunakan kekuasaan untuk melindungi operasi penyelundupan narkoba dalam skala besar ke Amerika Serikat.

Penyelidik AS menuding Rocha memiliki hubungan khusus dengan Kartel Sinaloa, organisasi yang saat ini sedang terlibat perang internal antar faksi. Secara spesifik, sang gubernur didakwa menggunakan jabatannya untuk melindungi faksi Los Chapitos.

Administrator DEA, Terrance Cole, memberikan pernyataan tegas mengenai peran korupsi pejabat dalam operasional kartel.

“Kartel Sinaloa bukan sekadar memperdagangkan obat-obatan mematikan, organisasi ini adalah organisasi teroris yang mengandalkan korupsi dan suap untuk mendorong kekerasan dan keuntungan,” ujar Cole.

Ia menambahkan para tersangka telah “menggunakan posisi kepercayaan untuk melindungi operasi kartel, yang memungkinkan masuknya obat-obatan mematikan ke negara kami (AS).”

Senada dengan itu, Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Jay Clayton, menekankan bahwa organisasi kriminal seperti Kartel Sinaloa tidak akan bisa beroperasi dengan bebas tanpa dukungan pejabat korup.

“Seperti yang diungkapkan dalam dakwaan, Kartel Sinaloa dan organisasi perdagangan narkoba lainnya tidak akan beroperasi dengan bebas atau sukses tanpa politisi korup dan pejabat penegak hukum dalam daftar gaji mereka,” kata Clayton.

Meksiko Tolak Permintaan Ekstradisi

Menanggapi langkah hukum AS tersebut, Kementerian Luar Negeri Meksiko merilis pernyataan resmi yang membela para pejabatnya. Pihak Meksiko menilai dokumen permintaan penangkapan dan ekstradisi yang diajukan Kedutaan Besar AS tidak menyertakan bukti-bukti yang kuat atau mencukupi.

Keputusan akhir mengenai proses hukum dan ekstradisi ini nantinya akan berada di tangan kantor Jaksa Agung Meksiko.

Strategi Agresif AS

Langkah AS mendakwa gubernur yang masih aktif merupakan kejadian yang sangat langka dalam hubungan bilateral kedua negara. Dakwaan ini mencakup sejumlah figur penting lainnya, termasuk seorang polisi berpangkat tinggi, seorang senator, dan seorang wali kota.

Tindakan hukum ini dipandang sebagai bagian dari strategi agresif pemerintahan Donald Trump untuk menumpas kartel narkoba dan korupsi resmi di Meksiko. Meski Rocha Moya telah membantah segala tuduhan tersebut, kasus ini menjadi tantangan besar bagi Presiden Sheinbaum dalam menjaga stabilitas politik dalam negeri sekaligus hubungan luar negeri dengan Amerika Serikat. (BBc/Z-2)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Gubernur Sinaloa Didakwa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko” pada 2026-04-30 08:07:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *