• April 22, 2026 8:22 pm

Pemkot gandeng masyarakat deteksi dini gangguan keamanan di Jakut

Pemkot gandeng masyarakat deteksi dini gangguan keamanan di Jakut

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggandeng Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) memberikan bimbingan teknis atau pelatihan deteksi dini untuk meningkatkan deteksi dini gangguan keamanan di wilayah setempat.

“Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kapasitas anggota FKDM dalam mendeteksi dan melaporkan potensi gangguan keamanan, sosial, hingga bencana di wilayah Jakarta Utara,” Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jakarta Utara, Andi Achmad Kohar di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan wilayah Jakarta Utara yang padat penduduk dan majemuk memiliki kompleksitas persoalan perkotaan.

Menurut Andi, kehadiran FKDM merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan. Selain itu, FKDM menjadi representasi warga sekaligus mata dan telinga pemerintah kota, kecamatan, serta kelurahan dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan di masyarakat.

Ia mengatakan Jakarta Utara memiliki karakter wilayah yang dinamis dengan keramaian serta tantangan yang cukup kompleks, mulai dari isu sosial, potensi bencana alam, hingga dinamika kerukunan warga.

“Karena itu, kewaspadaan dini masyarakat harus terus diperkuat,” kata dia.

Andi menegaskan anggota FKDM memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara cepat, detail, dan akurat agar tindak lanjut dapat dilakukan tepat sasaran. Namun demikian, organisasi tersebut tidak memiliki kewenangan mengeksekusi persoalan di lapangan.

“FKDM bertugas menerima informasi, memantau, lalu melaporkan. Tindak lanjut dan eksekusi dilakukan oleh unsur kelurahan, kecamatan, maupun pemerintah kota,” kata dia.

Andi berharap, bimbingan teknis yang diberikan dapat menjadi bekal anggota FKDM agar memiliki kemampuan pendeteksian dan pengidentifikasian.

Selain itu, penilaian, analisis, penafsiran, hingga penyajian informasi sebagai bentuk peringatan dini guna mengantisipasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) di tengah masyarakat Jakarta Utara.

“Kami menghadirkan dua narasumber untuk membekali 100 anggota FKDM yang mengikuti pelatihan,” kata Andi.

Baca juga: Posbankum diminta berperan tanggulangi masalah narkotika di Jakut

Baca juga: Wali Kota Jakut ingin FKDM menyinergikan tupoksi dengan ormas

Baca juga: Antisipasi Terorisme Walikota Jakut Optimalkan FKDM

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Pemkot gandeng masyarakat deteksi dini gangguan keamanan di Jakut” pada 2026-04-22 17:38:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *