• July 2, 2022 12:22 am

Jual 10 Amunisi ke Separatis di Papua, Anggota TNI Ditangkap

Anggota TNI ditangkap karena diduga menjual amunisi kepada anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) di kampung Bilogai, Papua.
Jakarta, CNN Indonesia

Seorang anggota TNI, Praga AKG ditangkap karena diduga menjual amunisi kepada anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) di kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman menjelaskan peristiwa itu bermula saat aparat gabungan TNI-Polri menangkap seorang anggota KST berinisial FS yang merupakan pelaku pembacokan terhadap seorang warga di Distrik Sugapa.

“Bahwa benar pada hari Selasa (7/6) pukul 07.00 WIT, bertempat di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, telah dilaksanakan penangkapan terhadap FS, pelaku pembacokan terhadap Ustad Asep di Distrik Sugapa oleh aparat gabungan TNI-Polri,” kata Herman dalam keterangan tertulis, Rabu (8/6).

FS pun selanjutnya diproses hukum atas tindakannya oleh Polsek Intan Jaya. Namun dari pengembangan pemeriksaan FS, diperoleh keterangan bahwa dirinya telah membeli amunisi sebanyak 10 butir dari oknum TNI melalui JS sebagai perantara.

Setelah mendapat keterangan dari FS, kemudian dilaksanakan penjemputan terhadap JS.

“Secara kebetulan (JS) sedang bersama Aparat TNI Praka AKG yang merupakan Anggota Satgas Apter Kodim Persiapan Intan Jaya, di Rumah JS,” kata Herman.

Saat dimintai keterangan, JS mengakui telah menerima titipan amunisi Cal. 5,56 mm sebanyak 10 butir dari Praka AKG. Amunisi itu selanjutnya dijual kepada FS sebanyak 2 kali berjumlah 10 butir.

Dari pemeriksaan, Praka AKG mengakui telah menjual amunisi sebanyak 10 butir dengan cara menitip kepada JS untuk dijualkan ke FS.

“Bahwa Praka AKG akan diproses sesuai aturan yang berlaku, dan saat ini sudah dibawa ke Subdenpom Nabire untuk proses lebih lanjut,” kata Herman.

(yog/DAL)

[Gambas:Video CNN]


Sumber: CNN Indonesia | Jual 10 Amunisi ke Separatis di Papua, Anggota TNI Ditangkap

Leave a Reply

Your email address will not be published.