• May 26, 2022 5:46 pm

Tentara Israel Lancarkan Operasi Hari Ketiga di Jenin Palestina

PASUKAN Israel melancarkan operasi hari ketiga, Senin (11/4), di sekitar titik bentrokan kota Jenin di Tepi Barat menyusul pertempuran senjata berat dalam beberapa hari terakhir dan 20 penangkapan semalam, kata tentara. Ketegangan meningkat sejak serangkaian serangan di Israel yang menewaskan 14 orang dalam tiga minggu terakhir.

Ditambah lagi, Perdana Menteri Naftali Bennett memperingatkan negara Yahudi itu sekarang sedang menyerang. Empat warga Palestina tewas dalam insiden terpisah di seluruh wilayah pendudukan, Minggu. Kelompok-kelompok militan di Jenin bersiap untuk pertempuran lagi.

Kota itu seperti Betlehem mengumumkan pemogokan umum. Ribuan pelayat membanjiri jalan-jalan Jenin pada Senin untuk pemakaman mereka yang tewas. Banyak yang membawa bendera atau senapan Palestina. Abu Muadh, juru bicara militer dari faksi-faksi bersenjata di kamp pengungsi Jenin, Minggu malam, menyerukan mobilisasi umum para pejuang untuk menghadapi setiap serangan oleh musuh Zionis. 

Pada Minggu, pasukan Israel menargetkan kerabat Raad Hazem, pria Jenin berusia 28 tahun, yang Kamis lalu menewaskan tiga warga sipil Israel dan melukai 12 orang di bar Tel Aviv sebelum dia ditembak mati dalam perburuan besar-besaran. Tentara terlibat dalam baku tembak yang melibatkan saudara-saudaranya dan menuntut sang ayah menyerahkan diri, sebelum rencana penghancuran rumah keluarga tersebut.

Baca juga: Tentara Israel Bunuh Dua Perempuan Palestina, Tepi Barat Tegang

Tentara mengatakan bahwa ketika melihat dua saudara laki-laki Raad Hazem di mobil di luar rumah, mereka menembaki rodanya. Mobil kemudian melaju dan tentara menembaki pria bersenjata lain yang menembaki mereka dari sepeda motor.

Sang ayah, Fathi Hazem, menulis di Facebook bahwa istri dan satu putranya berada di dalam mobil, menuduh pasukan Israel mencoba membunuh mereka. Seorang remaja dengan sepeda motor yang menembaki petugas Israel ialah Mohamed Zakarneh, 17, menjadi korban tewas terbaru, meninggal karena luka tembak semalam, kata kantor berita Wafa. 

Seorang warga Palestina lain dari daerah Betlehem ditembak mati, Minggu, setelah melemparkan bom molotov ke pasukan Israel, kata tentara kepada AFP. Ketegangan meningkat selama bulan suci Ramadan, hampir setahun setelah kekerasan berkobar di wilayah Palestina lain, Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, yang menyebabkan konflik yang menghancurkan selama 11 hari. 

Sebanyak 14 orang di Israel tewas dalam empat serangan sejak 22 Maret, termasuk penembakan di Bnei Brak, kota Yahudi Ortodoks di Tel Aviv, yang dilakukan oleh seorang Palestina dari Jenin. Selama periode yang sama, setidaknya 14 warga Palestina tewas, termasuk penyerang, menurut hitungan AFP.

“Negara Israel telah melakukan ofensif,” kata Bennett setelah rapat kabinet keamanan. Ia juga menyetujui 360 juta shekel (US$112 juta) untuk membangun tambahan 40 kilometer (25 mil) dari pembatas pemisah di sepanjang perbatasan Tepi Barat. Kabinet juga setuju mengevaluasi kebijakan melucuti keluarga ‘teroris’ yang merupakan penduduk dan warga negara Israel dari pensiun negara dan tunjangan lain. (OL-14)


Sumber: Media Indonesia | Tentara Israel Lancarkan Operasi Hari Ketiga di Jenin Palestina

Leave a Reply

Your email address will not be published.