• May 26, 2022 6:50 pm

Rocky Gerung Sentil Jokowi Intip Grup WA Ibu-Ibu TNI: Tidak Sopan

Akademisi Rocky Gerung menyatakan tindakan Presiden Jokowi mengintip Grup WhatsApp ibu-ibu di kalangan TNI merupakan perilaku yang tak patut dan tidak sopan.
Jakarta, CNN Indonesia

Pengamat politik dan mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung menyentil tindakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya mengintip grup WhatsApp ibu-ibu TNI.

Hal ini Rocky sampaikan saat dihadirkan sebagai ahli meringankan bagi terdakwa kasus dugaan tindak terorisme Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Rabu (2/3).

Mulanya, Rocky mengatakan bahwa hari ini WhatsApp bisa menjadi kampus karena diskusi berbagai topik bisa dilakukan di aplikasi tersebut.

Ia juga menyebut diskusi mengenai khilafah di grup WhatsApp tidak menjadi masalah. Menurutnya, yang tidak boleh adalah mengintip diskusi tersebut karena pembelajaran itu bersifat eksklusif.

“Yang enggak boleh diintip sebetulnya karena itu diskusi eksklusif orang mau belajar. Jangan seperti Pak Jokowi ngintip WA grup ibu-ibu, emak-emak TNI kan enggak bagus gitu, tidak sopan minimal,” kata Rocky di PN Jaktim, Rabu (2/3).

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Presiden Joko Widodo maupun istana tentang pernyataan Rocky tersebut. CNNIndonesia.com masih berupaya menghubungi pihak istana untuk meminta tanggapan atas pernyataan Rocky.

Pada kesempatan tersebut, Rocky berpendapat bahwa mendiskusikan khilafah dalam koridor demokrasi bukanlah hal yang dilarang. Bahkan, kata Rocky, ia kerap memprovokasi kelas agar mendiskusikan topik khilafah.

Menurut Rocky, pengetahuan khilafah mesti dipelajari agar bisa membandingkannya dengan sistem demokrasi. Selain itu, sejarah penerapan sistem politik tersebut juga mesti dirunut.

“Saya profokasi untuk diskusi hal hal begini, saya selain mengajar Filsafat Ekonomi dan Filsafat Politik, jadi kita bawa kasus ini (khilafah) di kelas untuk diskusikan apa sih bukti kau khilafah itu, terminologinya apa, prospeknya apa,” kata Rocky.

Sebelumnya, Jokowi meminta agar percakapan di WhatsApp Grup TNI-Polri yang tak disiplin jangan dibiarkan terus-menerus. Jokowi mencontohkan salah satu percakapan yang tak disiplin adalah soal penolakan Ibu Kota Negara (IKN).Mantan wali kota Solo itu menyatakan kedisiplinan jajaran TNI-Polri tak bisa diperdebatkan.
“Kalau seperti itu diperbolehkan dan diteruskan, hati-hati. Misalnya berbicara mengenai IKN. ‘nggak setuju, IKN apa’. Itu sudah diputuskan oleh pemerintah dan sudah disetujui oleh DPR,” kata Jokowi.
Sebagai informasi,Munarmandidakwa telah menggerakkan orang untuk melakukan tindakan teror dan membantu tindakan terorisme.

Ia disebut menghadiri acara baiat kepada ISIS dan Abu Bakar Al Baghdasi di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Selain itu,Munarman juga menghadiri acara baiat yang sama yang dikemas dalam agenda Tabligh Akbar FPI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Munarman juga disebut mengajak peserta forum di UIN Sumatera Utara untuk mendukung ISIS.

Atas perbuatannya, Jaksa mendakwa Munarman telah melanggar Pasal 14 atau Pasal 15 Juncto Pasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Selain itu, Jaksa juga juga memberikan dakwaan subsider Pasal 13 huruf c peraturan yang sama.

(iam/ugo)

[Gambas:Video CNN]


Sumber: CNN Indonesia | Rocky Gerung Sentil Jokowi Intip Grup WA Ibu-Ibu TNI: Tidak Sopan

Leave a Reply

Your email address will not be published.