RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
JUMLAH korban meninggal dunia akibat serangan teroris yang menyasar sebuah gereja di Provinsi Al-Karak, Yordania selatan, dilaporkan bertambah. Hingga Sabtu (24/10/2026), total korban tewas kini mencapai delapan orang setelah satu pasien yang berada dalam kondisi kritis dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Menteri Kesehatan Yordania, Ibrahim Al-Badour, mengonfirmasi bahwa korban tambahan tersebut sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Militer Prince Ali. “Salah satu dari dua orang yang mengalami luka kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Militer Prince Ali meninggal dunia. Sehingga, total korban tewas akibat serangan teroris tersebut kini menjadi delapan orang,” ujar Al-Badour saat memberikan keterangan kepada stasiun TV pemerintah, Al-Mamlaka.
Kondisi Korban Luka
Selain korban jiwa, otoritas kesehatan setempat masih menangani puluhan korban luka lainnya yang menjadi sasaran penembakan brutal tersebut. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 27 orang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan masih dalam kondisi kritis dan dalam pengawasan ketat tim dokter.
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Lokasi Kejadian | Gereja di Hamoud, Provinsi Al-Karak, Yordania Selatan |
| Waktu Serangan | Jumat, 23 Oktober |
| Total Korban Tewas | 8 Orang |
| Korban Luka Dirawat | 27 Orang |
| Status Pelaku | Kelompok Ekstremis (Teroris) |
Kronologi Serangan
Peristiwa berdarah ini terjadi pada Jumat (23/10) saat berlangsungnya upacara pemakaman di sebuah gereja di wilayah Hamoud. Saksi mata melaporkan bahwa dua pria bersenjata keluar dari sebuah mobil dan langsung melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan pelayat.
Kementerian Dalam Negeri Yordania secara resmi mengklasifikasikan insiden ini sebagai serangan teroris. Pihak berwenang menegaskan bahwa tindakan keji tersebut dilakukan oleh kelompok ekstremis yang bertujuan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah selatan negara tersebut.
Hingga saat ini, aparat keamanan Yordania masih melakukan investigasi mendalam dan pengejaran terhadap jaringan yang bertanggung jawab atas serangan ini. Pemerintah juga telah memperketat pengamanan di sekitar rumah ibadah dan fasilitas publik di Provinsi Al-Karak guna mencegah serangan susulan. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-1)
Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Korban Tewas Serangan Teroris Gereja Yordania Bertambah Jadi 8 Orang” pada 2026-10-24 21:22:00
