RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
PEMERINTAH Kuwait dan Mesir secara resmi menyampaikan kecaman keras atas upaya serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah Riyadh, Arab Saudi. Serangan yang terjadi pada Sabtu (19/9) tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri Kuwait, dalam pernyataan resminya, menegaskan bahwa tindakan bermusuhan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Kerajaan Arab Saudi. Selain menyasar ibu kota Riyadh, milisi Houthi juga dilaporkan menargetkan warga sipil dan objek sipil di beberapa wilayah lain, termasuk Bish, Taif, Farasan, dan Yanbu.
Solidaritas Teluk dan Keamanan Regional
Kuwait menekankan bahwa keamanan Arab Saudi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan nasional Kuwait serta negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Pemerintah Kuwait juga memuji efektivitas Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi yang berhasil menggagalkan serangan tersebut.
- Mengutuk serangan rudal balistik ke Riyadh dan objek sipil di Bish, Taif, Farasan, dan Yanbu.
- Menyebut serangan sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.
- Menegaskan solidaritas penuh terhadap langkah keamanan yang diambil Kerajaan Arab Saudi.
Mesir: Eskalasi Berbahaya di Kawasan
Senada dengan Kuwait, Mesir melalui Kementerian Luar Negerinya menyebut insiden ini sebagai eskalasi berbahaya yang dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Mesir menegaskan penolakan tegas terhadap setiap upaya yang mengganggu kedaulatan Arab Saudi.
Pemerintah Mesir menyatakan bahwa keamanan kedua negara saling berkaitan erat. Mesir mendukung penuh seluruh langkah yang diambil oleh Riyadh untuk melindungi warga negara serta penduduknya dari ancaman terorisme.
| Lokasi Target Serangan | Jenis Ancaman | Status |
|---|---|---|
| Riyadh (Ibu Kota) | Rudal Balistik | Dicegat/Digagalkan |
| Bish, Taif, Farasan, Yanbu | Objek Sipil | Upaya Penargetan |
Hingga saat ini, otoritas pertahanan Arab Saudi terus meningkatkan kewaspadaan di titik-titik strategis guna mengantisipasi serangan lanjutan dari milisi Houthi yang terus mengabaikan seruan perdamaian internasional. (SPA-OANA/Ant/I-1)
Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Mesir dan Kuwait Kecam Serangan Rudal Houthi ke Ibu Kota Arab Saudi” pada 2026-09-20 13:05:00
