• September 14, 2026 6:24 pm

Polri perkuat cegah kejahatan AI lewat peningkatan kompetensi personel

Polri perkuat cegah kejahatan AI lewat peningkatan kompetensi personel

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Polri memperkuat pencegahan kejahatan siber yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) lewat peningkatan kompetensi digital kepada sejumlah personel Polres jajaran di wilayah Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Wakil Kepala Posko Presisi Polri sekaligus Wakil Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri Brigadir Jenderal Polisi Boro Windu Danandito mengatakan bahwa para personel tersebut nantinya akan menjadi trainer yang menyebarkan pemahaman soal AI kepada masyarakat.

“Jadi, kita mengajarkan kepada teman-teman kepolisian. Kemudian, dari kepolisian akan mengajarkan pada lingkungan mereka sendiri. Bisa ke para pelajar, lingkungan pekerja, dan yang lainnya,” katanya di Universitas Bina Nusantara, Jakarta Barat, Senin.

Boro mengatakan bahwa seiring perkembangan zaman, kejahatan siber muncul dalam berbagai bentuk, seperti cyberbullying dan scamming online (penipuan daring).

Menurutnya, kejahatan siber itu harus makin diantisipasi mengingat saat ini penggunaan AI semakin meluas dan beragam jenisnya.

“Bakal ada indikasi radikalisme di konten-konten AI itu sendiri,” ujarnya.

Maka dari itu, personel kepolisian tersebut dibekali dengan pengetahuan soal AI. Apabila para personel telah memiliki pengetahuan yang mendalam soal AI, mereka akan mengedukasikannya kepada masyarakat, khususnya para pelajar.

“Setelah mereka punya standar, punya pemahaman yang sama, ketika mereka ke lapangan, ketemu para pelajar, ketemu masyarakat, mereka bisa memberikan informasi yang setara, ‘oh iya, kita harus menghindari hoaks’ dan yang lainnya, seperti itu,” jelasnya.

Dalam meningkatkan kompetensi digital para personel, Polri bekerja sama dengan Universitas Bina Nusantara (Binus).

Direktur pada Bina Nusantara Group Harry Surya Adam mengatakan bahwa AI akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Maka dari itu, penting bagi personel kepolisian untuk memahami betul AI dan menyampaikannya kepada masyarakat.

“Kita percaya kerja sama antara institusi Polri dengan Universitas Bina Nusantara adalah suatu kerja sama yang baik untuk menanamkan pengetahuan dan aplikasi AI di dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan sehari-hari para kepolisian,” katanya.

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Polri perkuat cegah kejahatan AI lewat peningkatan kompetensi personel” pada 2026-09-14 17:51:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *