• September 6, 2026 8:12 am

Kombes Andi Sinjaya raih doktor lewat riset transformasi digital STIK

Kombes Andi Sinjaya raih doktor lewat riset transformasi digital STIK

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Komisaris Besar Polisi Dr. Andi Sinjaya, S.H., S.I.K., M.H., berhasil meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dengan predikat cumlaude dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) usai meneliti tentang transformasi manajemen akademik di lingkungan pendidikan kepolisian.

Lulusan Akpol 2002 tersebut dinyatakan lulus usai mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana UNJ, Jakarta, Selasa (1/9). Sidang tersebut dipimpin oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ Prof. Dr. Dedi Purwana ES, M.Bus.

Disertasi yang diangkat berjudul “Model Transformasi Manajemen Akademik melalui Implementasi Teknologi Digital yang Berkelanjutan di Era Society 5.0 (Studi Kasus pada Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian/STIK Jakarta)”.

Dalam penelitiannya, Perwira yang saat ini menjabat sebagai Pengawas Penyidikan di Bareskrim Polri menemukan bahwa STIK Jakarta telah menerapkan sejumlah sistem digital untuk layanan akademik, seperti Computer Assisted Test (CAT), Learning Management System (LMS), Sistem Informasi Nilai Akademik (SINA), perpustakaan digital (e-library), absensi berbasis kode batang (barcode), dan aplikasi e-Nimen.

Implementasi teknologi tersebut dinilai berdampak positif terhadap percepatan administrasi dan transparansi penilaian. Namun, ia mencatat bahwa sistem-sistem tersebut masih berjalan secara terpisah dan pemanfaatannya, seperti LMS dan e-library, belum optimal karena belum terintegrasi dalam satu ekosistem akademik.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Andi Sinjaya merumuskan Model GADT (Ghalib Academic Digital Transformation).

Model ini dirancang sebagai sistem transformasi manajemen akademik yang mengintegrasikan berbagai platform digital, infrastruktur, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan evaluasi ke dalam satu ekosistem terpadu.

Melalui Model GADT, transformasi digital pendidikan kepolisian diarahkan tidak sekadar untuk mempercepat pekerjaan administratif, melainkan membangun budaya akademik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berbasis data, dengan tetap memperhatikan pengembangan karakter mahasiswa.

Gagasan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi STIK Jakarta maupun institusi pendidikan kedinasan lainnya dalam menyesuaikan tata kelola akademik dengan tuntutan era Society 5.0.

Pencapaian akademik Andi Sinjaya ini turut mendapat dukungan dari institusi Polri. Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., dalam sambutan yang diwakili oleh Karo Wassidik Bareskrim Polri Brigjen Pol Boy Rando Simanjuntak, mengapresiasi hal tersebut sebagai langkah penting dalam pengembangan SDM Polri.

Sebagai informasi, Kombes Pol Andi Sinjaya memiliki latar belakang pendidikan kepolisian dari Akademi Kepolisian (Akpol), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan Sespimmen Polri.

Di jenjang akademik umum, ia sebelumnya telah meraih gelar Sarjana dan Magister Hukum dari Universitas Hasanuddin, serta menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Brawijaya.

Baca juga: Perkuat kualitas SDM, STIK Polri luluskan 289 wisudawan

Baca juga: BNPT dan STIK-PTIK perkuat kajian antisipasi ancaman terorisme

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Kombes Andi Sinjaya raih doktor lewat riset transformasi digital STIK” pada 2026-09-05 12:09:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *