• August 1, 2026 1:02 am

Maybank Indonesia bukukan laba bersih Rp698 miliar semester I-2026

Maybank Indonesia bukukan laba bersih Rp698 miliar semester I-2026

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) membukukan laba bersih sebesar Rp698 miliar pada semester I-2026, meningkat 21,2 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

“Kinerja ini mencerminkan kekuatan bisnis inti perbankan kami serta pelaksanaan prioritas strategis secara disiplin di tengah kenaikan suku bunga dan ketidakpastian global yang masih membayangi pasar domestik,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Pendapatan Bunga Bersih atau Net Interest Income (NII) meningkat 3,9 persen (yoy), didukung oleh penurunan beban bunga. Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar 4,3 persen, sementara pendapatan Non-Bunga atau Non-Interest Income (NOII) menurun 5,4 persen (yoy).

Di sisi lain, pendapatan fee meningkat 8 persen (yoy), yang ditopang oleh peningkatan pendapatan fee dari Wealth (39 persen), pembiayaan otomotif (27,5 persen), dan layanan perbankan ritel (54,3 persen).

Bank juga mencatat Gross Operating Income (GOI) meningkat 1,9 persen (yoy) menjadi Rp4,64 triliun.

Dari sisi aset, total aset tumbuh 15,6 persen (yoy) menjadi Rp213,81 triliun. Rasio Non-Performing Loan (NPL) terjaga sebesar 2,1 persen (gross) dan 1,3 persen (net) pada Juni 2026, dibandingkan 2,4 persen (gross) dan 1,5 persen (net) pada Juni 2025.

Baca juga: Maybank gandeng OJK dan BI edukasi keuangan bagi 2.000 pelajar

Lebih lanjut, total kredit Bank tumbuh 3,8 persen (yoy) menjadi Rp126,28 triliun.

Kredit Global Banking (GB) Bank tumbuh 5,0 persen (yoy) menjadi Rp54,98 triliun, didorong oleh pertumbuhan pada segmen GB Large Local Corporates (LLC) yang naik 18,0 persen, sementara kredit Business Banking tumbuh 24,3 persen.

Kredit ritel dan non-ritel yang dikelola melalui Community Financial Services (CFS) tumbuh 2,9 persen (yoy) menjadi Rp71,30 triliun.

Simpanan nasabah tumbuh 8,2 persen (yoy) menjadi Rp124,10 triliun, didukung oleh pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 22,4 persen (yoy).

Giro tercatat tumbuh 32,1 persen (yoy), tabungan tumbuh 4,8 persen (yoy), dan deposito berjangka turun 10,1 persen (yoy). Dengan demikian, rasio CASA meningkat menjadi 63,6 persen pada Juni 2026, dari 56,2 persen pada Juni 2025.

Pada sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) bank tercatat sebesar 24,3 persen dan rasio Common Equity Tier 1 (CET1) sebesar 23,2 persen.

Kemudian, Loan-to-Deposit Ratio/LDR (Bank-saja) sebesar 86,6 persen. Sementara itu, Liquidity Coverage Ratio/LCR (Bank-saja) tercatat sebesar 138,2 persen dan Net Stable Funding Ratio/NSFR (Bank-saja) sebesar 110,7 persen.

Baca juga: Maybank Marathon perkuat komitmen menuju target netral karbon 2030

Baca juga: Maybank bidik pembiayaan berkelanjutan capai 73 miliar dolar pada 2030

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Maybank Indonesia bukukan laba bersih Rp698 miliar semester I-2026” pada 2026-08-01 00:09:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *