• July 14, 2026 12:06 am

Ancaman Bom di SDN Srengseng Belum Memenuhi Unsur Terorisme

Ancaman Bom di SDN Srengseng Belum Memenuhi Unsur Terorisme

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Teror bom pada hari pertama MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, Senin (13/7)(Sosial media X)

DUGAAN teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dinilai belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme.

Detaseme  Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mendalami dugaan teror itu dan hasilnya pendalaman tidak memenuhi unsur pidana terorisme.

“Disimpulkan bahwa peristiwa tersebut belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme,” ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/7).

Untuk menangani laporan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Densus 88 melakukan penyelidikan dengan Polda Metro Jaya dan Tim Gegana Korbrimob Polri.

Mayndra mengatakan berbagai aspek dikaji antara lain motif terduga pelaku, pendanaan dan kemungkinan afiliasi dengan jaringan terorisme. Ia mengungkapkan sejauh ini belum ada keterkaitan dengan jaringan teror.

Densus 88 menyerangkan kasus  ancaman bom itu pada Polda Metro Jaya.

“Dalam hal ini Polres Metro Jakarta Selatan,” kata dia.

Densus 88, ujar dia, tetap memantau dan berkoordinasi dengan instansi mengantisipasi setiap potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Seperti diberitakan, dugaan teror bom terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi ketika para murid dan guru sedang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama. Teror itu didapat sejumlah guru melalui pesan singkat yang akhirnya melaporkan pada kepolisian. Tim gabungan kemudian mengecek langsung dan mengamankan saksi yang diduga pelaku. (Ant/H-4)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Ancaman Bom di SDN Srengseng Belum Memenuhi Unsur Terorisme” pada 2026-07-13 22:29:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *