RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
AKSI heroik kelompok relawan keamanan lingkungan, Shomrim, menuai pujian luas setelah berhasil merespons cepat insiden penikaman dua pria Yahudi di Golders Green, London Utara, pada Rabu waktu setempat. Kelompok nirlaba ini memainkan peran krusial dalam mengendalikan situasi sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi.
Insiden yang terjadi pada pagi hari tersebut telah dikategorikan sebagai aksi terorisme oleh pihak berwenang. Perdana menteri Inggris, Keir Starmer, mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai tindakan yang “sangat mengerikan.”
Garda Depan Keamanan Komunitas
Shomrim, yang berarti “Penjaga” dalam bahasa Ibrani, merupakan kelompok relawan beranggotakan 60 orang yang didirikan di barat laut London pada 2008. Model organisasi ini mengacu pada Shomrim pertama yang dibentuk di New York pada tahun 1970-an.
Meskipun berbasis di komunitas Yahudi, Shomrim menegaskan bahwa tim mereka terdiri dari anggota masyarakat tanpa memandang etnis maupun afiliasi agama. Para relawan ini bertugas tanpa bayaran dan telah menyelesaikan kursus pelatihan kontra-terorisme dari Kepolisian Metropolitan.
Dalam insiden Rabu pagi tersebut, kecepatan respons menjadi faktor kunci. Steven Bak, salah satu pendiri kelompok tersebut, mengungkapkan mereka tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu 90 detik setelah menerima panggilan darurat.
“Sebagai sebuah organisasi, kami melakukan bagian kami untuk melindungi komunitas. Kami butuh pemerintah untuk melakukan bagian mereka juga,” ujar Bak kepada AFP. Ia juga mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak dalam menangani ancaman keamanan.
Menutup Celah Waktu Respons Polisi
Strategi utama Shomrim adalah berpatroli tanpa senjata, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan mobil, guna membantu warga merasa aman.
“Ketika Shomrim dikerahkan ke tempat kejadian perkara, relawan kami kemudian menjembatani celah waktu antara saat polisi dipanggil dan saat polisi hadir. Hal ini memungkinkan Shomrim untuk mengikuti tersangka dan menjaga barang bukti hingga kedatangan polisi,” tulis kelompok tersebut dalam laman resminya.
Apresiasi dari Pemimpin Inggris
Keberanian relawan Shomrim, bersama organisasi ambulans amal Hatzola, mendapat apresiasi langsung dari Perdana Menteri Keir Starmer dan Walikota London Sadiq Khan.
“Serangan terhadap komunitas Yahudi kita adalah serangan terhadap Britania. Terima kasih kepada Shomrim, Hatzola, dan polisi karena telah bertindak cepat,” tegas PM Starmer. Ia juga berjanji bahwa mereka yang bertanggung jawab akan diadili.
Walikota Sadiq Khan turut memuji “relawan heroik atas respons mereka” melalui unggahan di platform X. Ia menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi antisemitisme di tengah masyarakat, terutama setelah serangkaian serangan yang menargetkan komunitas Yahudi di London belakangan ini. (AFP/Z-2)
Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Respons Cepat 90 Detik Relawan Keamanan Yahudi Shomrim Tuai Pujian Usai Penikaman di London” pada 2026-04-30 06:08:00
