RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
AKHIR Januari 2026 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan sejarah baru. Di tengah dinamika ekonomi global, tongkat estafet kepemimpinan otoritas tertinggi sektor keuangan Indonesia kini dipegang oleh Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner.
Sosok yang akrab disapa Kiki Widyasari ini bukan sekadar teknokrat biasa. Ia memiliki rekam jejak yang sangat berwarna, mulai dari panggung hiburan, akademisi berotak encer, hingga menjadi “ratu” pasar modal.
Berikut adalah 9 fakta menarik tentang Friderica Widyasari Dewi yang membuktikan mengapa ia layak memimpin OJK di tahun 2026.
1. Nahkoda Baru OJK di Tahun 2026
Fakta terkini yang paling sorotan publik adalah amanah barunya sebagai Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK. Penunjukan ini bukan tanpa alasan. Integritas dan ketegasannya selama menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (sejak 2022) dinilai mampu menjaga stabilitas industri keuangan Indonesia yang semakin kompleks.
2. Akademisi Berpredikat Cumlaude
Di balik penampilannya yang anggun, Friderica adalah seorang intelektual sejati. Riwayat pendidikannya mencerminkan dedikasi tinggi pada ilmu ekonomi:
- Doktor (2019): Lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan predikat Cumlaude. Disertasinya memberikan sumbangsih nyata bagi kebijakan ekonomi.
- MBA (2004): Meraih gelar Master dari California State University of Fresno, Amerika Serikat.
- Sarjana Ekonomi (2001): Menyelesaikan fondasi ilmunya di Universitas Gadjah Mada.
3. Mantan Diajeng Yogya & Bintang Sinetron
Ini adalah fakta yang sering mengejutkan banyak orang. Sebelum terjun total ke dunia keuangan yang serius, Friderica memiliki karier cemerlang di dunia hiburan dan kebudayaan.
- Ia adalah pemenang Diajeng Yogyakarta 1994 dan Puteri Ayu Yogyakarta 1995.
- Wajahnya pernah menghiasi layar kaca sebagai pemain sinetron populer di era 90-an dan awal 2000-an, seperti Panji Manusia Millenium dan Angling Dharma.
- Pengalaman ini memberinya keunggulan dalam komunikasi publik (public speaking) yang sangat dibutuhkan saat mengedukasi masyarakat tentang keuangan.
4. Karier Paripurna di Pasar Modal (SRO)
Friderica adalah salah satu dari sedikit figur yang pernah memimpin dua lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) utama di pasar modal Indonesia secara bergantian:
- Bursa Efek Indonesia (BEI): Direktur Pengembangan (2009-2015). Di era ini, ia gencar mengkampanyekan “Yuk Nabung Saham”.
- Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI): Direktur Keuangan (2015-2016) dan naik menjadi Direktur Utama (2016-2019).
- BRI Danareksa Sekuritas: Menjabat sebagai Direktur Utama (2020-2022) sebelum akhirnya masuk ke jajaran komisioner OJK.
5. “Jenderal” Perang Melawan Investasi Ilegal
Masyarakat mengenal Friderica sebagai sosok yang paling vokal memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong. Sejak 2023, ia memegang dua posisi strategis:
- Koordinator Dewan Pembina Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI).
- Koordinator Indonesia Anti Scam Centre (IASC).
Di bawah komandonya, ribuan entitas ilegal telah diblokir demi menyelamatkan dana masyarakat.
6. Panen Penghargaan Bergengsi di 2025
Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian kinerja Friderica dengan diraihnya berbagai penghargaan bergengsi:
- Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services (CNN Indonesia).
- BIG 40 Awards: Consumer Protection Governance Strategist (Bisnis Indonesia).
- The Most Outstanding Woman 2025 (Infobank).
7. Diakui Dunia Internasional
Kapasitas Friderica juga diakui di forum global. Ia aktif membawa suara Indonesia dalam penentuan kebijakan perlindungan konsumen dunia melalui posisinya sebagai:
- Advisory Board di OECD/INFE (International Network on Financial Education).
- Governing Council di FinCoNet (International Financial Consumer Protection Organisation).
8. Penulis Buku Edukasi
Di sela kesibukannya, ia tetap produktif menulis untuk membagikan ilmunya. Buku karyanya, “Pengawasan Market Conduct: A Game Changer” dan “Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi”, menjadi referensi penting bagi praktisi dan investor ritel di Indonesia.
9. Istri Pejabat Tinggi Negara
Selain kariernya sendiri yang moncer, Friderica juga merupakan pendamping setia dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen Pol. Eddy Hartono. Pasangan ini dikenal sebagai figur pelayan publik yang berdedikasi tinggi di bidangnya masing-masing—satu menjaga keamanan negara dari terorisme, satu lagi menjaga keamanan dompet masyarakat dari kejahatan finansial.
Kesimpulan
Friderica Widyasari Dewi adalah definisi modern dari Kartini masa kini. Transisi mulusnya dari dunia seni ke puncak kepemimpinan otoritas keuangan menunjukkan bahwa kompetensi dan kerja keras dapat menembus batas latar belakang apa pun. Sebagai Pjs Ketua DK OJK 2026, harapan besar masyarakat Indonesia kini berada di pundaknya untuk mewujudkan sektor keuangan yang stabil, inklusif, dan melindungi. (CV OJK/Z-10)
Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “9 Fakta Menarik Friderica Widyasari Dewi Dari Diajeng Yogya hingga Ketua OJK 2026” pada 2026-01-31 21:48:00
