RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Medan (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi memberikan semangat kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan untuk tetap kuat, berdisiplin, dan saling mendukung selama menjalani pendidikan di lingkungan berasrama.
Di tengah jam makan siang Makan Bergizi Gratis (MBG), para siswa di Sentra Bahagia, Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (31/1), Menteri Arifah Fauzi menyampaikan bahwa kehidupan di asrama merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk membentuk hidup yang teratur, penuh semangat, serta mampu hidup bersama dengan para siswa lainnya yang memiliki latar belakang yang berbeda.
“Karena kita sekarang ini semuanya sedang dilatih untuk hidup terstruktur. Hidup kuat, penuh semangat, bagaimana dengan latar belakang yang berbeda kita bisa bersama-sama,” kata Arifah Fauzi.
Baca juga: Menteri Arifah pantau penanganan kasus anak bunuh ibu kandung di Medan
Ia menyadari tidak semua anak langsung merasa nyaman saat pertama kali bergabung dalam Sekolah Rakyat. Namun, seiring waktu, kebersamaan akan tumbuh dan membantu anak-anak saling mengenal satu sama lain.
Arifah Fauzi juga berbagi pengalamannya yang pernah tinggal di pesantren dan hidup jauh dari orang tua. Menurutnya, pengalaman tersebut mengajarkannya tentang kemandirian dan ketangguhan.
“Dulu Bunda juga sama, tinggal di asrama, di pesantren. Enggak pernah ketemu juga sama orang tua,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kehidupan bersama di asrama mengajarkan anak-anak untuk saling memahami perbedaan karakter, mulai dari kebiasaan hingga sikap sehari-hari.
“Makanya, sekarang dilatih bagaimana anak-anakku ini bisa bersama-sama dengan latar belakang yang berbeda,” kata Arifah Fauzi.
Dalam suasana hangat, Menteri PPPA juga menyemangati para siswa untuk berani bermimpi dan memiliki cita-cita.
Ia menanyakan cita-cita anak-anak tersebut. Mereka menyampaikan keinginannya untuk menjadi dokter, polisi, tentara, pengusaha, hingga menteri.
Menutup pertemuan, Menteri PPPA mengajak seluruh siswa untuk berdoa bersama, dimulai dengan mendoakan orang tua agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Baca juga: Pengawasan keluarga-literasi digital cegah anak terpapar radikalisme
Baca juga: Menteri Arifah temui dua anak perempuan korban TPPO di Medan
“Kita doakan orang tua kita semua mudah-mudahan dimudahkan segala urusannya, diberikan kesehatan. Untuk orang tua yang sudah wafat, mudah-mudahan Allah tempatkan di tempat yang terindah,” ujar Arifah Fauzi.
Ia juga mendoakan agar anak-anak Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan dapat meraih cita-cita mereka di masa depan.
“Mudah-mudahan cita-citanya semua tercapai,” kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Menteri PPPA semangati siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan” pada 2026-02-01 14:51:00
