• July 16, 2024 2:59 am

Jelang Pemilu, Masyarakat Diminta Jaga Persatuan dan Kesatuan

ByRedaksi PAKAR

Nov 16, 2023

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau seluruh masyarakat Sulteng untuk menjaga persatuan dan kesatuan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sehingga tercipta suasana yang damai dan aman.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Djoko Wienartono mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan dan melakukan pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Selain itu, seluruh tahapan kepemiluan telah berlangsung. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, bisa besar.

“Oleh karena itu, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan, walaupun diyakini terdapat beda pilihan. Jadikan perbedaan tersebut sebagai anugerah,” terangnya di Palu, Rabu (15/11).

Baca juga:

> Densus 88 Geledah Rumah Warga di Palu

> Komnas HAM Minta Kemenkes, KPU, Bawaslu Berkoordinasi Cegah Kematian Massal KPPS

Menurut Djoko, masyarakat Sulteng harus menjadikan Pemilu 2024 sebagai momentum untuk berpartisipasi sehingga bisa tercatat dalam sejarah telah turut andil untuk menentukan calon pemimpin negara yang dapat membawa Indonesia lebih maju kedepan.

“Mari kita jaga kepentingan bangsa dan negara, bukan memaksakan diri untuk kepentingan kelompok yang berpotensi memecah belah persatuan,” tegasnya.

Menjelang tahapan kampanye, Djoko juga mengingatkan agar tidak melakukan kampanye hitam, politisasi SARA, ujaran kebencian berupa provokasi, hasutan, penghinaan, terlebih penyebaran informasi tidak benar melalui ruang media sosial.

“Jadikan media sosial untuk menyebarkan informasi positif, edukasi, sosialisasi untuk turut mensukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai dan berintegritas,” tandasnya. (Z-6)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau seluruh masyarakat Sulteng untuk menjaga persatuan dan kesatuan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sehingga tercipta suasana yang damai dan aman. 

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Djoko Wienartono mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan dan melakukan pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Selain itu, seluruh tahapan kepemiluan telah berlangsung. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, bisa besar.

“Oleh karena itu, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan, walaupun diyakini terdapat beda pilihan. Jadikan perbedaan tersebut sebagai anugerah,” terangnya di Palu, Rabu (15/11). 

Baca juga:

Densus 88 Geledah Rumah Warga di Palu

Komnas HAM Minta Kemenkes, KPU, Bawaslu Berkoordinasi Cegah Kematian Massal KPPS

Menurut Djoko, masyarakat Sulteng harus menjadikan Pemilu 2024 sebagai momentum untuk berpartisipasi sehingga bisa tercatat dalam sejarah telah turut andil untuk menentukan calon pemimpin negara yang dapat membawa Indonesia lebih maju kedepan. 

“Mari kita jaga kepentingan bangsa dan negara, bukan memaksakan diri untuk kepentingan kelompok yang berpotensi memecah belah persatuan,” tegasnya.  

Menjelang tahapan kampanye, Djoko juga mengingatkan agar tidak melakukan kampanye hitam, politisasi SARA, ujaran kebencian berupa provokasi, hasutan, penghinaan, terlebih penyebaran informasi tidak benar melalui ruang media sosial. 

“Jadikan media sosial untuk menyebarkan informasi positif, edukasi, sosialisasi untuk turut mensukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai dan berintegritas,” tandasnya. (Z-6)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Jelang Pemilu, Masyarakat Diminta Jaga Persatuan dan Kesatuan” pada 2023-11-16 09:48:58

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *