• June 24, 2024 3:42 am

TNI-Polri Evakuasi 18 Warga Nduga di Perlintasan Kelompok Bersenjata

TNI-Polri kembali mengevakuasi sejumlah warga Nduga, Papua. Mereka dievakuasi karena berada di jalur perlintasan kelompok bersenjata.

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta, CNN Indonesia

Aparat gabungan TNI-Polri mengevakuasi 18 warga Kampung Alama, Nduga, Papua, yang merasa terancam dengan kelompok bersenjata.

“Pada hari ini, kami Tim Gabungan TNI-Polri yang saya pimpin langsung, berhasil mengevakuasi masyarakat kampung Alama, Kab. Nduga dengan pesawat Heli Caracal TNI AU EC – 725/HT-7204 yang mendapat ancaman dan intimidasi dari kelompok KST (kelompok separatis teroris),” kata Danrem 172/PWY, Brigjen J.O Sembiring dalam keterangan tertulis, Senin (20/2).

Sembiring mengatakan 18 orang warga Alama yang dievakuasi terdiri dari 14 orang laki-laki, 2 orang perempuan dewasa, 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Ia menjelaskan Kampung Alama adalah daerah yang menjadi perlintasan kelompok bersenjata.

“Sehingga masyarakat resah dan terancam. Kami TNI-Polri berkewajiban melindungi masyarakat, sehingga kampung-kampung yang berada di perlintasan rute KST akan kita lindungi dan amankan,” kata dia.

Masyarakat yang dievakuasi lalu dibawa ke RSUD Mimika untuk diperiksa kesehatannya.

Setelahnya, kata Sembiring, masyarakat akan diserahkan ke Polres Mimika untuk didata lebih lanjut.

“Tim gabungan TNI-Polri telah kami siapkan untuk mengevakuasi warga apabila sewaktu-waktu terjadi pengungsian,” kata dia.

Sebelumnya, ratusan warga Distrik Paro, Nduga, Papua juga mengungsi pasca-aksi pembakaran pesawat Susi Air oleh KKB, Selasa (7/2).

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengatakan Distrik Paro kini sudah kosong usai peristiwa pembakaran tersebut.

“Paro sudah kosong masyarakatnya,” kata Saleh melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/4).

Berdasarkan data yang disampaikan oleh kodam, evakuasi dimulai sejak Rabu (8/2). Ada 15 pekerja pembangunan Puskesmas di Distrik Paro yang dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri ke Distrik Kenyam, Nduga.

Setelahnya, tim gabungan mengevakuasi 25 warga menggunakan helikopter ke Distrik Kenyam pada Jumat (13/2).

Kemudian pada Sabtu (11/2), sebanyak 33 orang juga dievakuasi. Mereka dievakuasi setelah berjalan melintasi hutan dari kampungnya di Paro.

Teranyar pada Senin (13/2), Tim Gabungan TNI Polri kembali mengevakuasi 167 masyarakat.

Sebelumnya, TPNPB-OPM yang diklaim sebagai kelompok kriminal bersenjata mengaku bertanggung jawab atas pembakaran pesawat Susi Air di Nduga Papua. Kelompok itu juga mengaku menyandera pilot pesawat.

“Pilotnya kami sudah sandera dan kami sedang bawa keluar, untuk itu anggota TNI-Polri tidak boleh tembak atau interogasi masyarakat sipil Nduga sembarang, karena yang melakukan adalah kami TPNPB OPM Kodap III Ndugama-Derakma di bawah Pimpinan Panglima Brigjen Egianus Kogoya,” demikian keterangan dari Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM Sebby Sambom.

(yoa/pmg)



[Gambas:Video CNN]


Artikel ini telah dimuat di www.cnnindonesia.com dengan Judul “TNI-Polri Evakuasi 18 Warga Nduga di Perlintasan Kelompok Bersenjata” pada 2023-02-20 15:24:39

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *