RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Moskow (ANTARA) – Dinas intelijen Spanyol telah dikerahkan untuk mengidentifikasi para radikal yang mungkin telah masuk ke wilayah Kota Ceuta bersamaan dengan gelombang imigran, menurut laporan surat kabar The Confidential, Senin, mengutip sejumlah sumber Kementerian Dalam Negeri Spanyol.
Sekitar tujuh kilometer dari Kota Ceuta terdapat Kota Fnideq, yang dalam Bahasa Spanyol disebut Kota Castillejos, di Maroko. Fnideq merupakan salah satu pusat historis terorisme Islamis di kawasan Maghreb.
Layanan intelijen Spanyol sedang mempertimbangkan kemungkinan bahwa kelompok radikal Islamis dari Fnideq mungkin telah menyusup ke dalam kerumunan untuk memasuki wilayah Spanyol, tambah laporan surat kabar tersebut.
Pihak penegak hukum pun sedang menganalisis rekaman video berisi rekaman arus masuk massal ke Ceuta serta melakukan patroli di jalan-jalan kota otonom Spanyol di Afrika Utara tersebut untuk secepat mungkin mengidentifikasi para terduga ekstremis, demikian dilaporkan The Confidential.
Pada akhir Juli, Kota Ceuta menerima gelombang arus masuk besar-besaran para migran dari Maroko.
Pada Jumat (31/7), Wali Kota sekaligus Presiden Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan sekitar 60.000 orang dari Maroko telah memasuki wilayah kota tersebut hanya dalam waktu satu hari.
Kerusuhan pun terjadi di tengah krisis migrasi itu, sehingga pasukan tambahan dari kepolisian, Garda Sipil, dan militer dikerahkan.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Italia usul Uni Eropa dirikan pusat detensi imigran ilegal di Afrika
Baca juga: Menlu Jerman desak EU lindungi perbatasan usai migran masuk ke Ceuta
Baca juga: Tragedi Ceuta: 90 migran tewas saat menuju wilayah Spanyol dari Maroko
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Spanyol deteksi ekstremis di kalangan imigran ilegal ke Ceuta” pada 2026-08-03 17:41:00
