RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bersama Komite Internasional Palang Merah (International Committee of the Red Cross/ICRC) untuk Indonesia dan Timor-Leste, menguatkan kolaborasi sebagai wujud sinergi internasional.
“Kami ucapkan terima kasih juga atas dukungannya dalam pertukaran informasi mengenai narapidana teroris di luar negeri yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir,” ujar Eddy saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Eddy mengaku, pertemuan strategis tersebut digelar di Jakarta, Senin (4/5).
Maka dari itu, menurutnya, audiensi menjadi langkah penting bagi kedua lembaga dalam meningkatkan koordinasi serta memperluas jangkauan kolaborasi dalam penanggulangan terorisme.
Dirinya berharap usai kehadiran delegasi regional ICRC, kolaborasi kedua belah pihak dapat terus diperkuat ke depannya.
Sementara itu, Kepala Delegasi Regional ICRC Martin de Boer menjelaskan sebagai organisasi kemanusiaan internasional, pihaknya menjalankan peran krusial dalam pemantauan situasi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.
ICRC merupakan organisasi kemanusiaan internasional sejak 1942 yang menangani isu perlindungan, termasuk menangani tahanan WNI yang berada di luar negeri.
“Kami melakukan pemantauan dengan kunjungan rutin serta kesinambungan pembahasan hukum humaniter internasional,” ungkap Martin.
BNPT dan ICRC juga sedang menyusun modul Hukum Humaniter dan Penanggulangan Terorisme. Modul tersebut akan menjadi instrumen rujukan dalam program pelatihan, diseminasi dan diklat, baik di lingkungan BNPT maupun di kementerian/lembaga terkait lainnya.
Selain pencapaian itu, kerja sama juga terlihat pada keberhasilan BNPT dan ICRC dalam pelaksanaan Diskusi Grup Terarah (FGD) serta diseminasi bertajuk Hukum Humaniter dan Upaya Penanggulangan Terorisme pada 3 dan 16 September 2025.
Rangkaian kegiatan bersama tersebut berhasil meningkatkan pemahaman personel BNPT mengenai interaksi hukum humaniter dan penanggulangan terorisme, termasuk penguatan kapasitas dalam menangani berbagai isu kontemporer seperti penanganan WNI yang terlantar di luar negeri.
Melalui kolaborasi dengan ICRC, BNPT berkomitmen untuk terus mengintegrasikan standar kemanusiaan internasional ke dalam setiap kebijakan strategis nasional.
Baca juga: Pemerintah terbitkan Perpres Nomor 9 Tahun 2026 perkuat struktur BNPT
Baca juga: BNPT: PP Tunas tangkal radikalisme yang incar anak lewat gim
Baca juga: BNPT perkuat ketahanan nasional mulai dari lingkungan sekolah
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “BNPT dan ICRC kuatkan kolaborasi sebagai wujud sinergi internasional” pada 2026-05-05 11:43:00
