• April 25, 2026 6:58 am

Kemenag Lampung perkuat deteksi dini konflik lewat EWS

Kemenag Lampung perkuat deteksi dini konflik lewat EWS

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Bandarlampung (ANTARA) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain menegaskan pentingnya memperkuat sistem deteksi dini konflik sosial bernuansa keagamaan untuk menjaga stabilitas dan harmoni masyarakat melalui Early Warning System (EWS).

“Deteksi dini konflik merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan maslahat menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana visi Kementerian Agama dan visi Kanwil Kemenag Lampung 2024–2029,” katanya di Bandarlampung, Kamis.

Baca juga: Polda Lampung gelar simulasi penanganan konflik sosial

Ia menekankan bahwa tugas penyuluh, penghulu, dan aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya memberikan layanan keagamaan, tetapi juga membaca gejala sosial, memahami konteks budaya, dan mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Lampung ini memiliki pengalaman panjang terkait konflik sosial. Beberapa diantaranya viral. Situasi ini menunjukkan bahwa gesekan kecil dapat berkembang menjadi konflik besar apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat,” kata dia.

Dia mengatakan kondisi demografis Lampung yang multietnis dengan mayoritas penduduk Jawa, disusul Lampung, Sunda, dan etnis lain menuntut kewaspadaan ekstra terhadap isu sosial-keagamaan.

“Namun, begitu Lampung memiliki kekuatan berupa mayoritas umat dengan organisasi keagamaan yang kokoh, sejarah panjang peradaban pesantren, serta peran penting para penyuluh lintas agama,” kata dia.

Baca juga: Bandarlampung gelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan katarak

Baca juga: Pemprov Lampung gunakan dana BPDLH berdayakan masyarakat pinggir hutan

Akam tetapi, lanjut dia, di sisi lain, tantangan berupa sentimen etnis, pemahaman keagamaan yang belum merata, ancaman radikalisme, hingga banjir hoaks masih berpotensi memicu konflik.

“Sehingga, peluang kolaborasi melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh adat, hingga Forkopimda harus terus diperkuat,” ujarnya.

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Kemenag Lampung perkuat deteksi dini konflik lewat EWS” pada 2025-11-20 17:17:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *