RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Jayapura (ANTARA) – Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia Muhammad Taufiq mengatakan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) menjadi kunci keberhasilan pembangunan di wilayah Papua Raya sehingga perlu diperkuat melalui pengembangan sumber daya manusia dan inovasi birokrasi.
“Penguatan kapasitas ASN di Papua Raya merupakan pilar paling strategis dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional,” kata Taufiq pada Pertemuan Strategis LAN dengan Sekretaris Daerah, Kepala BRIDA, serta Kepala BPSDM/BKPSDM provinsi se-Papua Raya di Gedung Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Rabu.
Menurut dia, pembangunan di Papua Raya membutuhkan kolaborasi lintas wilayah dan kesatuan ekosistem birokrasi yang didukung aparatur kompeten, berintergritas serta mampu menghasilkan kebijakan berkualitas.
“Pembangunan infrastruktur akan lebih optimal apabila diimbangi dengan peningkatan kapasitas aparatur dan pengembangan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah,” ujarnya.
Karena itu menurut Taufiq, LAN mendorong penguatan kompetensi ASN melalui penyusunan Humas Capital Development Plan (HCDP) dan pengembangan Corporate University (CorpU) sebagai ekosistem pembelajaran organisasi.
“Melalui pendekatan tersebut, maka pelatihan, pendampingan, dan pertukaran pengetahuan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperbaiki proses kerja, meningkatkan mutu pelayanan publik, serta menghasilkan inovasi untuk menjawab persoalan masyarakat,” katanya.
Dia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kebijakan daerah melalui pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) sehingga kebijakan yang disusun pemerintah daerah berbasis bukti, dilaksanakan secara efektif dan evaluasi secara terukur.
“Dan berdasarkan data kami pada 2025, sebanyak 10 instansi pemerintah di Tanah Papua yang berpartisipasi dalam pengukuran IKK karena itu diharapkan dengan kegiatan ini banyak yang terlibat,”ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya juga berharap pemerintah se-Papua tidak hanya menjadi penerima program pembangunan namun mampu berkembang sebagai pusat inovasi dan pembelajaran nasional melalui praktik baik serta solusi yang sesuai dengan karakteristik sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Papua Raya tidak boleh lagi sekadar diposisikan sebagai penerima program, melainkan harus bangkit dan bersiap menjadi episentrum inovasi serta pusat keunggulan pembelajaran nasional,” katanya.
Baca juga: BNPT dan LAN sepakat tangkal pola baru terorisme di ruang digital
Baca juga: Wamendagri sebut gaji ASN melalui KDKMP masih sebatas opsi terbuka
Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “LAN: Kompetensi ASN kunci pembangunan Papua Raya” pada 2026-10-21 16:00:00
