• August 25, 2026 5:38 pm

Ekosistem Hiburan Berbasis Blockchain dan AI Terus Dikembangkan

Ekosistem Hiburan Berbasis Blockchain dan AI Terus Dikembangkan

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Ilustrasi teknologi blockchain.(Dok. Magnific)

UPAYA menggencarkan dan mengembangkan ekosistem hiburan berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI) terus dilakukan. Salah satunya lewat  ajang Coinfest Asia 2026 yang berlangsung di Pantai Melasti, Bali, pada 20–21 Agustus 2026.

Perusahaan hiburan berbasis teknologi blockchain dan AI Show Token, ikut serta dalam kegiatan tersebut, Kehadiran mereka di festival ini ditujukan untuk memperluas ekosistem digitalnya serta memperkuat kolaborasi di industri hiburan kawasan Asia Tenggara.

Dalam ajang tersebut, Show Token menghadirkan serangkaian program interaktif, mulai dari pemberangkatan dua bus komunitas dari Yogyakarta ke Bali, penayangan khusus film Ketok Mejik di Mall Bali Galeria, hingga keikutsertaan maskot “Show Man” yang memenangkan kompetisi Coinfest 2026 Mascot Battle.

“Coinfest 2026 menjadi kesempatan penting bagi kami untuk terhubung langsung dengan komunitas serta menjajaki peluang bersama para pelaku industri yang memiliki visi serupa terkait masa depan teknologi hiburan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Show Token, Akshay Melwani, dalam keterangan resminya, Selasa (25/8/2026).

Hubungkan Industri Film Nasional dengan Teknologi Digital

Show Token mengusung ekosistem terintegrasi yang berpusat pada token utilitas berbasis jaringan Ethereum (ERC-20). Platform utamanya, Show Movies, menerapkan model watch-and-earn yang menghubungkan penonton secara langsung dengan proses produksi hingga distribusi film.

Selain itu, ekosistem mereka juga didukung oleh Show AI & Marketplace untuk produksi konten kreatif berbasis AI, Show Kids yang berfokus pada pengembangan IP animasi edukatif, serta Show Capital & Index untuk optimalisasi nilai ekosistem.

Pemanfaatan teknologi ini diklaim bukan sekadar konsep. Show Token telah terlibat langsung sebagai Produser Eksekutif dalam sejumlah film layar lebar nasional, antara lain Cerita Lila, Pemikat Jiwa, Sihir Tanah Kubur, dan Ketok Mejik.

Solusi Transparansi dan Akses Pendanaan Kreatif

Langkah ini dihadirkan untuk menjawab berbagai tantangan klasik dalam industri hiburan tradisional, seperti tingginya hambatan permodalan, keterbatasan akses bagi kreator independen, hingga model pembagian hasil yang dinilai kurang transparan.

Melalui pendekatan ini, mereka berupaya membendung hambatan pendanaan sekaligus mengubah peran penonton dari sekadar penikmat pasif menjadi partisipan aktif dalam pertumbuhan industri kreatif nasional. (H-3)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Ekosistem Hiburan Berbasis Blockchain dan AI Terus Dikembangkan” pada 2026-08-25 17:02:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *