• June 2, 2026 9:03 pm

Hari Lahir Pancasila, Wamenhut Tekankan Pengelolaan Hutan Berlandaskan Nilai Pancasila

Hari Lahir Pancasila, Wamenhut Tekankan Pengelolaan Hutan Berlandaskan Nilai Pancasila

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Ilustrasi(Dok Kemenhut)

WAKIL Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Plaza Ir. Soedjono Soerjo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (1/6). Upacara yang diikuti pejabat dan pegawai Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tersebut berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Dalam kesempatan itu, Rohmat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai dinamika dan ketidakpastian dunia. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnik, Indonesia menjadi contoh nyata bahwa perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat,” ujar Rohmat saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi karakter bangsa dinilai relevan untuk membangun dialog dan menjembatani berbagai perbedaan di tingkat global.

Menurut Rohmat, Indonesia terus menunjukkan kontribusi nyata dalam menciptakan perdamaian dunia melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta upaya memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan dan ketidakadilan.

Pada kesempatan yang sama, Rohmat mengajak seluruh jajaran Kementerian Kehutanan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa, termasuk dalam pembangunan sektor kehutanan.

“Nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Pengelolaan hutan yang berkelanjutan, perlindungan lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta pemerataan manfaat sumber daya alam merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam sektor kehutanan,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Selain itu, seluruh elemen bangsa diingatkan untuk menjaga harmoni sosial dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang dapat mengancam persatuan nasional.

Menutup amanatnya, Rohmat mengajak seluruh peserta upacara untuk terus meneguhkan komitmen kebangsaan dan menjaga semangat persatuan sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

“Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Hari Lahir Pancasila, Wamenhut Tekankan Pengelolaan Hutan Berlandaskan Nilai Pancasila” pada 2026-06-01 18:49:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *