• January 18, 2026 11:45 am

Aksi Heroik di Bondi, Trump Beri Pujian kepada Ahmed al Ahmed

Aksi Heroik di Bondi, Trump Beri Pujian kepada Ahmed al Ahmed

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Presiden AS Donald Trump(instagram/@realdonaldtrump)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pujian kepada Ahmed al Ahmed, seorang warga sipil Australia dengan tangan kosong  merebut senjata api salah satu pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sidney, Australia, Minggu (14/12). Trump menyebut Ahmed sebagai orang yang sangat berani.

Aksi heroik Ahmed melumpuhkan pelaku penembakan tersebut terekam kamera warga dan menyebar luas di media sosial, memicu perhatian dan apresiasi internasional.

Dilansir Sydney Morning Herald pada Selasa (16/12), Trump menanggapi insiden penembakan massal di Pantai Bondi dengan menyebut situasi tersebut sebagai kejadian yang mengerikan. Dalam pernyataannya, Trump secara khusus menyoroti keberanian Ahmed yang viral karena aksinya di lokasi kejadian.

“Ada seseorang yang sangat, sangat berani, yang bergerak dan menyergap langsung salah satu penembak dan menyelamatkan banyak nyawa,” kata Trump.

“Orang yang sangat berani ini sekarang berada di rumah sakit, terluka cukup serius. Jadi, rasa hormat yang besar kepada orang yang melakukan hal itu,” lanjutnya.

Penembakan massal yang terjadi di kawasan Pantai Bondi pada Minggu (14/12) waktu setempat menewaskan sedikitnya 16 orang dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Dalam insiden tersebut, Ahmed dilaporkan terkena dua tembakan di bagian atas bahu kiri saat seorang diri menghadapi dan merebut senjata api dari tangan pelaku. Ia telah menjalani operasi dan saat ini dilaporkan berada dalam kondisi stabil di rumah sakit setempat.

Trump secara singkat menyinggung tragedi tersebut saat menyampaikan pidato dalam acara Natal di Gedung Putih. Ia menyebut peristiwa itu sebagai serangan mengerikan, serangan anti-Semitisme, yang sangat jelas. Pemerintah Amerika Serikat, melalui Menteri Luar Negeri Marco Rubio, juga mengutuk keras serangan teroris yang terjadi di Sydney.

Kepolisian Australia mengidentifikasi dua pelaku penembakan sebagai seorang ayah bernama Sajid Akram, 50 dan putranya, Naveed Akram, 24. Polisi menyatakan tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam penembakan tersebut.

Sajid Akram tewas ditembak polisi di lokasi kejadian, sementara Naveed mengalami luka kritis dan kini dirawat di rumah sakit di bawah penjagaan ketat aparat keamanan. Otoritas Australia mengungkapkan bahwa Sajid tercatat memiliki enam senjata api yang diperoleh secara legal.

Motif pasti penembakan massal itu masih dalam penyelidikan. Namun, diketahui bahwa serangan terjadi saat berlangsung acara tahunan Hanukkah by the Sea yang digelar komunitas Yahudi di Pantai Bondi dan dihadiri lebih dari 1.000 orang.

Kepolisian Australia telah menetapkan insiden tersebut sebagai aksi terorisme dan mengungkapkan bahwa petugas menemukan dugaan alat peledak rakitan di dalam sebuah kendaraan yang diduga terkait dengan pelaku, yang terparkir di dekat kawasan pantai. (H-4)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Aksi Heroik di Bondi, Trump Beri Pujian kepada Ahmed al Ahmed” pada 2025-12-16 10:37:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *