• July 24, 2024 4:40 am

TNI dan Kementan teken MoU perkuat kerja sama bidang pertanian

TNI dan Kementan teken MoU perkuat kerja sama bidang pertanian

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meneken nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung pembangunan di bidang pertanian.

“Sekali lagi, tujuannya (MoU) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Agus Subiyanto saat jumpa pers usai MoU di Wisma Ahmad Yani, Jakarta, Senin.

Agus mengatakan bahwa melalui MoU tersebut, lahan-lahan tidur milik TNI dapat dioptimalkan fungsinya untuk dijadikan lahan pertanian.

Baca juga: Pa Sahli Kasad: Babinsa ujung tombak TNI AD cegah radikalisme

Namun, Agus tidak menjelaskan secara detail berapa luas lahan tidur milik TNI yang akan dimanfaatkan untuk lahan pertanian.

Selain itu, lanjutnya, untuk mendukung tercapainya MoU tersebut, TNI akan memberikan penyuluhan terlebih dahulu kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) terkait sistem pertanian.

“Tentunya Babinsa-Babinsa, saya akan berikan penyuluhan dulu tentang pertanian, bagaimana cara menanam jagung, menanam padi,” kata Agus.

Baca juga: Kemenko PMK: Bidan pemeran utama dalam percepatan penurunan stunting

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya sangat memerlukan bantuan TNI, khususnya para Babinsa, karena Kementan mengalami kekurangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“PPL kami hanya 40 ribu lebih dan itu moratorium, tidak boleh ditambah, padahal kami butuh kurang lebih 74 ribu sampai 80 ribu. Artinya, yang tersedia hanya separuh PPL dari kebutuhan,” kata Amran.

Menurut dia, kerja sama tersebut penting dilakukan guna tercapainya swasembada pangan nasional.

Baca juga: Pengeroyokan Babinsa TNI di Jakarta Selatan dipicu adu mulut

“Kita bisa swasembada. Nah, ke depan, sinergi ini kami mencoba menekan impor satu dua tahun ke depan. Kemudian, tahun ketiga mudah-mudahan sudah kembali swasembada,” jelasnya.

Dia mencontohkan bahwa Indonesia pernah menapai swasembada pangan pada tahun 2017, 2019, dan 2020. Hal tersebut terjadi berkat kontribusi TNI.

“Tiga kali swasembada itu (berkat) kontribusi TNI, mulai dari panglima sampai tingkat Babinsa,” ujar Amran.

Baca juga: Babinsa Koramil Mapurujaya jalin keakraban dengan petani Mimika

Pewarta: Aprillio Abdullah Akbar
Editor: Fransiska Ninditya
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “TNI dan Kementan teken MoU perkuat kerja sama bidang pertanian” pada 2023-12-04 16:30:25

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *