• April 20, 2024 7:13 am

Densus 88 Tangkap Warga Dumai Terduga Teroris

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror mengamankan warga Kota Dumai berinisial M yang diduga anggota jaringan terorisme. Penangkapan dan penggeledahan dilakukan di Jalan Merdeka, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Riau.

Kapolres Dumai Ajun Komisaris Besar (AKB) Dhovan Oktavianton membenarkan adanya operasi Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Kota Dumai. “Benar, tim Densus 88 melakukan penegakan hukum di Kota Dumai,” kata Dhovan, Rabu (22/11).

Sayangnya pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan rinci terkait operasi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Kota Dumai. Pasalnya mereka hanya membantu proses pengamanan dari operasi tim kepolisian tersebut. Adapun keterangan resmi akan diinformasikan oleh Divisi Humas Polri atau Densus 88.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Semarang

Diketahui operasi Densus 88 Anti Teror di Kota Dumai dilakukan pada sejumlah lokasi. Penggeledahan dan penangkapan seorang warga berinisial M dilakukan pada Selasa (21/11) petang di Jalan Merdeka, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai.

Kesaksian warga menyebutkan warga yang ditangkap tim Densus 88 berinisial M merupakan sosok yang biasa saja, ramah, suka bergaul, dan tidak mencurigakan. “Orangnya ramah dan suka bergaul,” kata Ketua RT 16 Kelurahan Sukajadi Zulkifli.

Baca juga: Mentan Amran Berkomitmen Bantu Negara Tekan Berkembangnya Pemahaman Terorisme

Sebelumnya, kelompok teroris dari Kota Dumai pada Rabu, 16 Mei 2018 pernah melakukan penyerangan ke Kantor Polda Riau di Kota Pekanbaru. Dalam serangan itu satu polisi tewas yaitu Ipda Auzar. Sedangkan dua lainnya Brigadir Jhon Hendrik luka perut, dan Kompol Faridz Abdullah luka bacok belakang kepala. Sementara dari kelompok teroris sebanyak empat orang tewas di tempat. Kelompok teroris di Kota Dumai saat itu diidentifikasi masuk alam jaringan kelompok Jamaah Anshorah Daulah (JAD). (Z-3)

TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror mengamankan warga Kota Dumai berinisial M yang diduga anggota jaringan terorisme. Penangkapan dan penggeledahan dilakukan di Jalan Merdeka, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Riau.

Kapolres Dumai Ajun Komisaris Besar (AKB) Dhovan Oktavianton membenarkan adanya operasi Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Kota Dumai. “Benar, tim Densus 88 melakukan penegakan hukum di Kota Dumai,” kata Dhovan, Rabu (22/11).

Sayangnya pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan rinci terkait operasi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Kota Dumai. Pasalnya mereka hanya membantu proses pengamanan dari operasi tim kepolisian tersebut. Adapun keterangan resmi akan diinformasikan oleh Divisi Humas Polri atau Densus 88.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Semarang

Diketahui operasi Densus 88 Anti Teror di Kota Dumai dilakukan pada sejumlah lokasi. Penggeledahan dan penangkapan seorang warga berinisial M dilakukan pada Selasa (21/11) petang di Jalan Merdeka, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai.

Kesaksian warga menyebutkan warga yang ditangkap tim Densus 88 berinisial M merupakan sosok yang biasa saja, ramah, suka bergaul, dan tidak mencurigakan. “Orangnya ramah dan suka bergaul,” kata Ketua RT 16 Kelurahan Sukajadi Zulkifli.

Baca juga: Mentan Amran Berkomitmen Bantu Negara Tekan Berkembangnya Pemahaman Terorisme

Sebelumnya, kelompok teroris dari Kota Dumai pada Rabu, 16 Mei 2018 pernah melakukan penyerangan ke Kantor Polda Riau di Kota Pekanbaru. Dalam serangan itu satu polisi tewas yaitu Ipda Auzar. Sedangkan dua lainnya Brigadir Jhon Hendrik luka perut, dan Kompol Faridz Abdullah luka bacok belakang kepala. Sementara dari kelompok teroris sebanyak empat orang tewas di tempat. Kelompok teroris di Kota Dumai saat itu diidentifikasi masuk alam jaringan kelompok Jamaah Anshorah Daulah (JAD). (Z-3)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Densus 88 Tangkap Warga Dumai Terduga Teroris” pada 2023-11-22 13:45:48

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *