RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Washington (ANTARA) – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Rabu (21/10) memerintahkan staf pemerintah non-darurat AS beserta anggota keluarganya untuk meninggalkan Arab Saudi seiring meningkatnya serangan kelompok Houthi.
“Perintah ini hanya berlaku untuk Arab Saudi, bukan untuk negara-negara lain di kawasan Timur Tengah,” demikian diklarifikasi juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, melalui platform X.
Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menargetkan bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya yang mengakibatkan korban sipil serta gangguan perjalanan yang parah, kata pejabat AS tersebut.
Menurut laporan media, Kedutaan Besar AS di Riyadh mengeluarkan peringatan keamanan pada Rabu yang memperingatkan kemungkinan terjadinya serangan lebih lanjut.
Arab Saudi saat ini memberlakukan imbauan perjalanan AS Level 3, yang mendesak warga AS untuk mempertimbangkan kembali perjalanan mereka karena berbagai risiko, termasuk serangan drone dan rudal, konflik bersenjata, serta terorisme.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “AS perintahkan staf pemerintah non-darurat tinggalkan Arab Saudi” pada 2026-10-22 12:33:00
