• September 2, 2026 9:11 pm

Densus 88 edukasi 1.700 mahasiswa UIN Palembang tentang radikalisme

Densus 88 edukasi 1.700 mahasiswa UIN Palembang tentang radikalisme

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang aktif menjaga persatuan, meningkatkan literasi digital, serta menerapkan prinsip ‘Stop, Cek, Pikir, Bagikan’ sebelum menyebarkan informasi

Palembang (ANTARA) – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Satuan Tugas Wilayah Sumatera Selatan memberikan edukasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) kepada 1.700 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Kordinator tim Densus 88 AT Polri Briptu Achmad Nur Rohman di Palembang, Rabu, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini telah menggeser pola radikalisasi dari ruang fisik ke dunia maya. Media sosial menjadi sarana utama penyebaran propaganda, hoaks, dan paham ekstrem yang menyasar kelompok rentan.

​”Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang aktif menjaga persatuan, meningkatkan literasi digital, serta menerapkan prinsip ‘Stop, Cek, Pikir, Bagikan’ sebelum menyebarkan informasi,” ujar Rohman.

Baca juga: Densus 88 tangkap terduga teroris di Ciamis dan Lampung

​Ia menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan yang berlandaskan empat konsensus dasar – Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, menjadi fondasi utama dalam memblokir pemahaman radikal di lingkungan civitas akademika.

​Sementara itu, narasumber Densus 88 AT Polri Briptu M. Farhan menekankan pentingnya pemahaman keagamaan yang moderat melalui pemisahan antara perkara ushul (pokok agama) dan furu’ (cabang agama).

​Menurut dia, pemahaman yang salah dalam menyikapi perbedaan pendapat pada masalah furu’ kerap menjadi pintu masuk lahirnya sikap radikal dan intoleran.

​”Radikalisme sering muncul ketika perbedaan pendapat pada urusan cabang fiqih disikapi secara kaku hingga saling mengafirkan. Padahal, tidak ada pengingkaran dalam masalah ijtihad,” kata Farhan.

​Pihak Dekanat FTIK UIN Raden Fatah Palembang menyambut baik pembekalan materi kebangsaan dan keagamaan tersebut. Langkah ini dinilai strategis untuk membentengi mahasiswa baru dari ancaman ideologi ekstremis sejak awal perkuliahan.

Baca juga: Legislator dorong penguatan pencegahan perundungan di sekolah

Baca juga: BNPT kuatkan literasi digital guna hadapi pola radikalisasi baru

Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Densus 88 edukasi 1.700 mahasiswa UIN Palembang tentang radikalisme” pada 2026-09-02 20:18:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *