• August 17, 2026 12:14 pm

HUT RI, warga binaan terorisme di Lapas Cipinang jadi paskibra

HUT RI, warga binaan terorisme di Lapas Cipinang jadi paskibra

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Jakarta (ANTARA) – Warga binaan terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, menjadi pasukan pengibar bendera (paskibra) pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

“Perubahan warga binaan tindak pidana terorisme tidak cukup berhenti pada pernyataan formal, tetapi harus tumbuh menjadi kesadaran yang tercermin dalam sikap dan tindakan,” kata Kepala Lapas Kelas I Cipinang Syarpani di Jakarta, Senin.

Warga binaan yang dipercaya menjadi pasukan pengibar bendera, yakni MH, EF, dan AM. Ketiganya berada pada tahapan pembinaan yang berbeda.

AM telah menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sementara EF dan MH menuju proses ikrar NKRI.

Bersama warga binaan lainnya, kata dia, ketiganya mengambil bagian dalam pengibaran bendera Merah Putih sebagai ruang untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, sekaligus memperkuat nilai kebangsaan.

“Kembali kepada NKRI bukan sekadar pernyataan, tetapi sebuah proses. Ketika nilai kebangsaan tumbuh dan diwujudkan melalui kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta kemauan memberikan manfaat kepada orang lain, di situlah pembinaan menemukan maknanya,” jelas Syarpani.

Baca juga: HUT RI, ribuan warga binaan Lapas Cipinang terima remisi

Menurut dia, pembinaan warga binaan tindak pidana terorisme membutuhkan proses berkelanjutan melalui penguatan kebangsaan, keagamaan, pendidikan, dan sosial.

“Perubahan tidak hanya dilihat dari ikrar yang diucapkan, tetapi juga dari kesediaan menjalani proses dan mengambil peran positif dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Adapun peringatan HUT 81 RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” pun menghadirkan makna lebih dari sebuah seremoni.

Di balik bendera Merah Putih yang berkibar, terdapat proses meneguhkan kembali rasa kebangsaan, di ruang pendidikan tumbuh keinginan untuk bermanfaat, dan di tengah keluarga tumbuh harapan agar perubahan itu terus terjaga.

Melalui pembinaan yang konsisten dan humanis, Lapas Cipinang terus membuka ruang bagi setiap warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan reintegrasi sosial.

“Sebab kembali kepada Indonesia bukan hanya tentang sebuah ikrar, tetapi bagaimana nilai kebangsaan kembali hidup dalam sikap, pilihan, dan tindakan,” katanya.

Sementara itu, MH mengaku, setelah menjalani pembinaan dan menuju proses setia kepada NKRI, kepercayaan untuk mengambil bagian dalam pengibaran bendera Merah Putih menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai kebangsaan yang pernah tergerus.

Baca juga: HUT 81 RI, Lapas Cipinang gelar beragam lomba untuk warga binaan

“Bagi saya, bisa berdiri bersama teman-teman dan ikut mengibarkan Merah Putih memiliki makna yang dalam. Saya pernah berada pada jalan yang keliru. Setelah menjalani pembinaan, saya ingin membuktikan komitmen itu melalui sikap dan perbuatan, serta nantinya kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata MH.

Selain itu, bunda EF berinisial ESE menyebut, proses perubahan EF mulai terlihat melalui pilihan yang tumbuh dari kesadaran pribadi.

Di tengah proses menuju ikrar NKRI, atas inisiatif sendiri dia mulai terlibat sebagai relawan pendidikan di PKBM Warga Mandiri Lapas Cipinang, membantu kegiatan pendidikan kesetaraan bagi sesama warga binaan.

Dia mengaku bangga dan terharu mengetahui sang anak dipercaya mengambil bagian dalam pengibaran bendera Merah Putih sekaligus mulai aktif membantu kegiatan pendidikan.

“Sebagai ibu, saya terharu dan bangga mendengar EF dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera Merah Putih. Saya juga senang mengetahui sekarang dia mau membantu kegiatan pendidikan,” ujar ESE.

ESE berharap, lini menjadi jalan bagi EF untuk terus berubah, menjadi lebih baik, dan nantinya kembali kepada keluarga serta masyarakat sebagai orang yang bermanfaat.

Baca juga: Lomba HUT 81 RI di Lapas Cipinang jadi ruang kebersamaan warga binaan

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “HUT RI, warga binaan terorisme di Lapas Cipinang jadi paskibra” pada 2026-08-17 11:36:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *