RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Moskow (ANTARA) – Sebanyak 31 orang terluka dan satu lainnya tewas dalam serangan teroris 25 Juli di Berlin tengah, menurut laporan kantor berita DPA, yang mengutip Walikota Berlin Kai Wegner, Selasa (28/7).
Data tersebut disampaikan Wegner pada konferensi pers. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt menyebutkan 29 orang terluka dan satu orang tewas.
Serangan itu terjadi pada 25 Juli di taman Tiergarten Berlin ketika sebuah acara publik berlangsung. Pada saat itu seorang pengemudi mobil van putih menabrak kerumunan dan pohon dan kemudian kabur dari lokasi kejadian.
Penegak hukum Jerman menganggap serangan tersebut sebagai aksi teroris yang terkait dengan ISIS. Sementara itu, Kantor kejaksaan federal mengambil alih penyelidikan kasus tersebut.
Tersangka utama, Abdul Ballut, warga negara Jerman berusia 21 tahun keturunan Lebanon, tewas pada 26 Juli selama operasi polisi di distrik Spandau Berlin.
Sebelumnya pada hari itu, surat kabar Bild memberitakan bahwa penyelidik menemukan sebuah video di ponsel milik tersangka, di mana ia menyatakan kesetiaan kepada ISIS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Tersangka serangan penabrakan kerumunan di Berlin ditembak mati polisi
Baca juga: Merz janji respons tegas usai teror tabrak kerumunan di Berlin
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Satu tewas, 31 lainnya terluka dalam serangan teroris di Berlin” pada 2026-07-29 07:31:00
