RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
Moskow (ANTARA) – Upaya pembunuhan terhadap pengusaha asal Ukraina, Vadim Yermolayev, di Monako diduga kuat melibatkan dinas keamanan Ukraina (SBU), kata seorang pejabat Rusia.
Tuduhan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Luar Biasa Kementerian Luar Negeri Rusia, Rodion Miroshnik.
“Tidak ada keraguan bahwa dinas keamanan Ukraina, orang-orang dari lingkaran intelijen, serta kelompok kriminal terlibat dalam kasus ini,” ujar Miroshnik kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, Kamis.
Menurut Miroshnik, insiden semacam itu akan terus meningkat kecuali jika Ukraina menerima teguran keras atau hukuman dari pihak internasional.
Namun, ia menilai sejauh ini belum ada indikasi bahwa dunia internasional bersedia menjatuhkan sanksi kepada Ukraina atas peristiwa tersebut.
Sebuah ledakan kuat mengguncang Monako pada Senin malam waktu setempat.
Pihak berwenang setempat memastikan bahwa insiden tersebut melukai tiga orang, yang terdiri dari seorang pria, seorang wanita, dan seorang anak-anak.
Perusahaan komunikasi Silver Eye yang mewakili Yermolayev kemudian mengonfirmasi bahwa pengusaha kakap tersebut dan putranya menjadi korban luka dalam ledakan tersebut.
Surat kabar Prancis Le Figaro yang mengutip sumber kepolisian pada tanggal 29 Juni, melaporkan bahwa dua dari tiga korban luka berada dalam kondisi kritis.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat seorang pria tak dikenal meninggalkan sebuah tas ransel di pintu masuk gedung sesaat sebelum orang lain masuk.
Menanggapi insiden ini, Menteri Negara Monako Christophe Mirmand sempat menggambarkan peristiwa tersebut sebagai serangan teroris pertama dalam sejarah negara kepangeranan tersebut.
Kendati demikian, Jaksa Agung Monako Stephane Thibault menyatakan bahwa berdasarkan data awal, ledakan tersebut belum diklasifikasikan sebagai serangan teroris.
Sementara itu, Le Figaro melaporkan bahwa prioritas skenario dari tim penyidik Monako saat ini mengarah pada dugaan bahwa ledakan tersebut didalangi oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Aksi tersebut diduga kuat sebagai bentuk peringatan keras terhadap sang pengusaha.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Wanita Ukraina tersangka pengeboman di Monako
Baca juga: Pemerintah sebut serangan di Monako gunakan bom parsel
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Tuduhan keterlibatan intel Ukraina dalam ledakan di Monako mengemuka” pada 2026-07-03 14:59:00
